Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Solidaritas Wartawan Ende Protes Kekerasan Pers di Sulawesi Barat
NTT NEWS

Solidaritas Wartawan Ende Protes Kekerasan Pers di Sulawesi Barat

By Redaksi21 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pekerja media di Ende, NTT menanggalkan atribut sebagai bentuk protes kekerasan terhadap Demas Laira (28) seorang wartawan online di Sulawesi Barat (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Solidaritas wartawan yang bekerja di Kabupaten Ende, NTT mengecam tindakan kekerasan fisik terhadap Demas Laira (28) pekerja media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat pada Kamis (20/08/2020).

Para wartawan mengajukan protes terhadap tindakan yang tak terpuji tersebut. Aksi teatrikal sejumlah wartawan dengan menanggalkan sejumlah atribut di atas poster tuntutan.

“Itu adalah tindakan kejam terhadap kebebasan pers. Kita minta aparat untuk mengungkap otak di balik kasus dugaan pembunuhan terhadap saudara kita Demas,” tutur Anselmus Kaise, wartawan EkoraNTT kepada VoxNtt.com di Ende, Jumat (21/08/2020) siang.

Para wartawan di Ende juga melakukan seruan moral dengan beberapa poin pernyataan sikap di Halaman Kantor DPRD Ende.

Mereka menuntut agak kasus tersebut diungkap secara terbuka kepada masyarakat. Kemudian, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut dan memberi efek jera kepada pelaku termasuk otak di baliknya.

Solidaritas Wartawan Ende juga menilai, tindakan main hakim sendiri terhadap insan pers ialah salah bentuk mencederai Kemerdekaan Pers, mengkianati demokrasi di Tanah Air, serta membungkam kebebasan pers.

Solidaritas wartawan yang bekerja di Kabupaten Ende, NTT mengecam tindakan kekerasan fisik terhadap Demas Laira (28) pekerja media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat pada Kamis (20/08/2020).

Mereka juga mengungkapkan rasa kesal yang dituliskan pada beberapa poster. Misalnya, mendesak aparat untuk mengusut kasus kekerasan terhadap pekerja media.

Kemudian, mengecam tindakan kekerasan fisik maupun psikis terhadap insan pers. Mereka juga menuliskan lawan premanisme terhadap wartawan dan stop kekerasan terhadap wartawan.

Diinformasi, seorang jurnalis media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Demas Laira (28) ditemukan tewas dengan delapan tusukan pada Kamis (20/08/2020) malam.

Jasad korban ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan di Dusun Salobijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleJejak Lia Ga, Panorama Teluk Hijau dan Bukit Alam yang Melekuk
Next Article Sri Mulyani: Jangan Banyak Minta, Republik Ini Bisa Bangkrut

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.