Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pemerintah Tutup Sejumlah Ruang Publik dalam Kota Ende, Berikut Daftarnya
HEADLINE

Pemerintah Tutup Sejumlah Ruang Publik dalam Kota Ende, Berikut Daftarnya

By Redaksi3 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Taman Pancasila di Lampu Lima Kota Ende dipagari pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona (Foto : Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Pemkab Ende menutup sejumlah taman yang merupakan area publik dalam kota wilayah setempat.

Taman Permenungan Bung Karno, Taman Rendo dan Taman Pancasila di Lampu Lima ditutup dengan pagar bambu.

Kepala Dinas PUPR Ende Frans Lewang menerangkan, penutupan tiga taman itu dilakukan dua pekan lalu.

Kebijakan pemerintah ini, kata dia, untuk meminimalisir kerumunan orang dalam rangka menekan penyebaran wabah virus Corona.

“Iya, untuk hindari kerumunan orang. Jadi sebenarnya hanya sementara waktu saja mengantisipasi virus (Covid-19),”kata Frans setelah dikonfirmasi pada Jumat (02/10/2020).

Ia menambahkan, kebijakan penutupan sejumlah area keramaian tersebut atas kerja sama sejumlah pihak keamanan yang diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

Mereka itu, selain menertibkan penggunaan masker juga bertugas untuk menekan kerumunan orang yang dianggap berpotensi menyebarkan virus.

“(Penutupan, red) Itu atas permintaan dari Pol PP. Jadi kami tutup sementara saja,”tutur Kadis Frans.

Sebagai informasi, mengenai sisa kasus Covid-19 di Kabupaten Ende tercatat 14 yang masih positif dari total 106 kasus di Ende. Ke-14 pasien positif Covid-19 itu kini masih menjalani isolasi mandiri.

Pemerintah pun masih menunggu 34 sampel Swab lagi yang belum mengumumkan hasil uji laboratorium.

Penulis : Ian Bala

covid-19 Ende
Previous ArticleDikunjungi Wagub NTT, SMAK Regina Pacis Bajawa Beberkan Prestasi Selama Pandemi Covid-19
Next Article Donald Trump dan Istrinya Melania Positif Covid-19

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.