Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Kita adalah Secangkir Kopi-Antologi Puisi Alexander Wande Wegha
Sastra

Kita adalah Secangkir Kopi-Antologi Puisi Alexander Wande Wegha

By Redaksi4 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

KOPI

Kita adalah secangkir kopi

Kamu adalah cangkir

Dan aku adalah kopinya

berteduh pada telaga hening

 

Kita adalah secangkir kopi

Kamu mengepulkan aroma hasrat

aku gegas mengaduk rasa

Lalu  manja mengalirkan kepuasan

 

Kita adalah secangkir kopi

Kamu menyesapkan seceduk air

aku menyisihkan  secuit gula

hingga larut di ujung waktu

   Kedai Kopi – Maumere, 25 September 2020

 WAJAH

Hadirmu membawa kekaguman

Lalu aromanya membekas pada deretan ingat

Sekali menetap sudah puas digapai

Pada guratan-guratan  terselubung

 

Buruk rupa bukan soalnya

Tapi duri di balik semai

Penyimpan rahasia yang tak terselami

Antara  ramah dan rakus

 

Sudah sekian ingin menatap

Jangan menyimpan duri selama kelana

Agar tak tua di balik jeruji

Miskin cinta tak  berbuah berkah.

Meja belajar, 28 september 2020.

Rindu Rupamu

Kamu adalah alasan surga

Jatuh pada bantal setiap malamku

Dekat hingga terbenam di ujung derai

Bayang  tak kunjung usai

 

Bahkan aku selalu memikul rupamu

Tanpa lelah hingga fajar menjemput

Aku kembali menjadi debu

Yang menjadikannya tiada.

      Meja Belajar, 28 September 2020

 

Alexander Wande Wegha Puisi Akhir Pekan
Previous ArticleTeruntuk Jiwa-Antologi Puisi Muhammad Zaini
Next Article Tiga Hal yang Saya Kenang dari Kantong Ajaib Doraemon

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.