Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kantornya Digeledah Terkait Dugaan Penggelapan Aset, Camat Komodo Mengaku Tak Terlibat
HUKUM DAN KEAMANAN

Kantornya Digeledah Terkait Dugaan Penggelapan Aset, Camat Komodo Mengaku Tak Terlibat

By Redaksi13 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Komodo, Imran mempersilahkan penyidik Kejati NTT menggeledah kantornya, Selasa 13/10/2020. (Foto: Sello)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com- Camat Komodo, Imran tak gentar meski kantornya digeledah tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat (Mabar), Selasa (13/10/2020).

Penggeledahan itu terkait dugaan penggelapan aset Pemkab Manggarai Barat berupa lahan yang terletak di Karangan, Labuan Bajo.

Ia mengaku, sejak menjabat sebagai Camat Komodo, dirinya tak pernah terlibat dalam pembicaraan terkait aset tersebut.

“Sejak saya menjabat, saya tidak pernah ikut,” tegasnya.

Camat Imran pun terlihat santai dan melayani wartawan yang datang mewawancarai dirinya.

Respon Camat Imran berbeda dengan respon Bupati Mabar Agustinus Ch Dula yang kantornya digeledah penyidik Kejati NTT, Senin (12/10/2020).

Jika Camat Imran terlihat santai dan dengan lugas mengaku tak terlibat dalam kasus tersebut, Bupati Dula malah berusaha menghindari wartawan. Kepada wartawan yang berusaha mewawancarai dirinya, Bupati Dula malah berkata, “tidak usah tanya!”

Pantauan VoxNtt.com, tim penyidik tiba di Kantor Camat Komodo pukul 11.00 Wita dan langsung menggeledah ruangan Kepala Seksi Pemerintah Kecamatan Komodo. Enam orang penyidik mengecek sejumlah berkas di ruangan itu.

Meski ada penggeledahan, aktivitas perkantoran tetap berjalan normal.

Penulis: Sello Jome
Editor: Yohanes

Bupati Manggarai Barat Camat Komodo Kejati NTT Manggarai Barat
Previous ArticleRafael Nanggur Ajak Jangan Pilih Nabi Palsu di Pilkada Manggarai, Begini Penjelasannya
Next Article Beda Respons Bupati Mabar dan Camat Komodo Ketika Kantornya Digeledah Terkait Dugaan Penggelapan Aset

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.