Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Program Pemberdayaan Tenun Sumba Dilaunching
Ekbis

Program Pemberdayaan Tenun Sumba Dilaunching

By Redaksi30 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses pembuatan tenun ikat Sumba
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sumba, VoxNtt.com-Insan Bumi Mandiri (IBM) bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menggelar Launching Program Tenun.in di Kelurahan Preiliu, Kecamatan Kamberi, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kehadiran kelompok tenun yang dibina oleh IBM bekerjasama dengan PT. SMI.

Fadli, penanggung jawab program Tenun.in menjelaskan, program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kelurahan Preiliu.

“Kami merasa bahagia karena dengan adanya kelompok tenun yang dibina ini bisa menjadi jalan untuk mengelola tenun ikat sumba menjadi lebih baik lagi,” kata Fadli dalam siaran pers yang diterima VoxNtt.com, Senin (30/11/2020).

Perwakilan masyarakat berpose bersama di depan logo tenun Sumba

Sebelum program ini dibentuk, masyarakat menenun secara mandiri di rumah masing-masing. Kurangnya pembinaan juga membuat jumlah penenun semakin sedikit. Apalagi generasi muda sekarang tidak banyak yang tertarik untuk belajar menenun.

Selain itu masyarakat juga belum mengerti bagaimana cara memasarkan produk mereka agar lebih dikenal. 

Masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran program tenun ini. Masyarakat juga berharap, dengan keberadaan program ini dapat menjadikan tenun ikat Sumba lebih dikenal baik di Indonesia maupun mancanegara. 

“Maka dari itu kelompok tenun ini kami beri nama Pahammu Nduma Luri yang artinya ‘Perbaiki Hidup’, semoga menjadi doa agar kehadirannya bisa memperbaiki hidup kami,” ujar Bu Jamia Ali, ketua kelompok tenun. (VoN).

Insan Bumi Mandiri Sumba Timur Tenun ikat Tenun NTT Tenun Sumba
Previous ArticlePLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 6.017 KK Miskin
Next Article Kasus Keranga Pintu Masuk Usut Persoalan Tanah di Labuan Bajo

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.