Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polisi Gerebek Rumah Terduga Pelaku Penyerangan Rujab Kapolres, Keluarga Kaget dan Histeris
HUKUM DAN KEAMANAN

Polisi Gerebek Rumah Terduga Pelaku Penyerangan Rujab Kapolres, Keluarga Kaget dan Histeris

By Redaksi27 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Terduga pelaku penyerangan Rujab Kapolres Nagekeo dihukum mencabut rumput di Kantor Polres Nagekeo (Foto: Patrick/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Situasi mencekam tampak di Kelurahan Lape, Kabupaten Negekeo pada Sabtu, 26 Desember 2020. 

Puluhan anggota Polisi dari Polres Nagekeo berpakaian lengkap kembali melakukan pengejaran dan penangkapan kepada sisa terduga pelaku penyerangan rumah Kapolres Nagekeo, pada 25 Desember 2020 malam.

Baca Juga: Malam Natal, Rumah Dinas Kapolres Nagekeo Diserang Puluhan Pemuda Asal Lape, Begini Ceritanya

Dalam penggerebekan itu, Polisi berhasil mengamankan 5 orang tambahan terduga pelaku. Beberapa di antaranya, secara sukarela menyerahkan diri. 

Sedangkan sisanya masih belum berhasil diamankan karena tidak berada di tempat saat penggerebekan. 

Mirip film laga, bermodalkan petunjuk dari sesama rekan para terduga pelaku yang telah ditangkap sebelumnya, Polisi mulai bergerak dari markas Kepolisian Resort Nagekeo sekitar pukul 22.30 Wita.

Mereka menuju ke kediaman para pemuda yang terlibat dalam aksi penyerangan rumah Kapolres Nagekeo. 

Polisi menggunakan tiga unit kendaraan roda empat, belasan unit kendaraan roda dua dan diikuti puluhan anggota Polisi. 

Salah satu mobil yang ikut dalam penggerebekan itu mengangkut beberapa terduga pelaku yang telah ditangkap sebelumnya sebagai petunjuk.

Tidak ayal, penghuni rumah yang menjadi target operasi penangkapan berteriak histeris karena dikepung puluhan Polisi berseragam lengkap.

Salah satunya Lasarus Lowa (54). Rumahnya menjadi sasaran penggerebekan Polisi karena anak lelaki semata wayangnya, YT (19) diketahui ikut bersama kelompok pemuda dalam penyerangan rumah Kapolres Nagekeo. 

Menurut Lasarus, seluruh anggota keluarganya kaget ketika sejumlah Polisi mulai mengepung rumahnya. 

Saat itu, YT yang menjadi target operasi Polisi tengah tidur lelap di kamar belakang rumahnya tanpa mengenakan baju.

Lasarus Lowa tidak terima bila proses penangkapan terhadap anaknya itu menyamai proses penangkapan terhadap para teroris. 

Pasalnya, Polisi langsung membekap YT yang saat itu sedang tertidur lelap lalu kemudian memasukkannya ke dalam mobil Polisi. 

Cara itu dinilainya tidak manusiawi mengingat YT dan seluruh anggota keluarganya tidak melakukan perlawanan saat penggerebekan. 

“Saya punya anak sudah macam teroris yang merusak dan mengganggu keamanan negara. Kalau memang dia bersalah, ya silakan diproses hukum tanpa ada tekanan apapun dan kekerasan apapun,” katanya.

Sementara, KBO Reskrim Polres Nagekeo Ipda Jack Sanam mengatakan, penangkapan dan pengamanan seluruh terduga pelaku dilakukan Polisi untuk kepentingan penyelidikan. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan dari terduga pelaku yang sebelumnya telah diamankan.

“Kalau mereka tidak terbukti ikut dalam penyerangan rumah Kapolres, kita pasti akan pulangkan mereka,” katanya.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Kapolres Nagekeo Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleCahaya Natal di Tengah Lubang Hitam Budaya Covid-19
Next Article Jurnalis Metro TV Raih Juara 1 Anugerah Jurnalistik Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup 2020

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.