Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Benny Nurdin Suarakan ‘Gerakan Katakan dengan Buku’ di Manggarai Barat
Pendidikan NTT

Benny Nurdin Suarakan ‘Gerakan Katakan dengan Buku’ di Manggarai Barat

By Redaksi20 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny Nurdin (kiri) saat menyerahkan buku secara simbolis kepada salah satu guru di Manggarai Barat (Foto: Dokumen Pribadi Benny Nurdin)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) Benediktus Nurdin kini fokus menyuarakan ‘Gerakan Katakan dengan Buku’ di kabupaten itu.

Melalui gerakan ini, Benny sapaan Benediktus, menyalurkan kurang lebih 34.000 buku pelajaran ke seluruh wilayah Mabar.

Bukan tanpa alasan, Ketua Fraksi NasDem DPRD Mabar itu juga melihat masih banyak anak-anak yang kesulitan untuk mendapatkan buku pelajaran.

Benny menyakini, dengan adanya buku-buku pelajaran tersebut, semua siswa di daerah pelosok bisa dengan gampang mendapatkan informasi. Itu terutama melalui buku yang dibagikan.

“Komunitas ‘Gerakan Katakan dengan Buku Manggarai Barat’ memiliki kepedulian dengan para pelajar dan sekolah yang ada di desa pelosok di wilayah Manggarai Barat. Di mana pelajar dan sekolah yang ada di desa memiliki kekurangan buku pelajaran,” ungkap Benny kepada VoxNtt.com, Sabtu (20/03/2021).

Ia mengakui sarana pendidikan masyarakat pelosok di Mabar sangat minim.Karena itu, semua hal itu bisa diatasi dengan keberadaan jumlah buku pelajaran.

“Apalagi kondisi medan yang berat dan jarak tempuh yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat,” lanjutnya.

Benny mengatakan, untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kabupaten Manggarai Barat khususnya merupakan daerah yang masih tergolong miskin.

Hal itu disebabkan karena SDM masyarakat masih sangat terbatas.

Karena itu, Benny meyakini dengan adanya buku pelajaran yang dibagikan kepada siswa di desa, mereka mampu bersaing dengan pelajar yang ada di pusat kota.

“Kita ingin anak-anak di desa memiliki minat baca yang tinggi. Sehingga mereka mampu bersaing dengan anak-anak yang ada di daerah yang maju,” harap Benny.

Benny menambahkan, proses pendistribusian buku-buku sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

“Kita upayakan semuanya dapat tersalurkan sampai dengan akhir Maret 2021,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleAkses Jalan ke Sekolah di Alak-Kupang Ditutup Pengusaha, Begini Respon PT Pitoby
Next Article Ada 9 Kasus Lakalantas Terjadi dalam Tiga Bulan, Satlantas Polres TTU Optimalkan Sosialisasi

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.