Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pasar Rakyat Ranaloba Mubazir Sejak 2019
Ekbis

Pasar Rakyat Ranaloba Mubazir Sejak 2019

By Redaksi8 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak bagian dalam pasar rakyat Ranaloba yang tidak dihuni pedagang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pasar Rakyat Ranaloba di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sejak 2019 hingga saat ini belum difungsikan kembali.

Salah seorang pedagang pasar yang sebelumnya pernah berjualan di dalam Pasar Rakyat Ranaloba, Siprianus Jandu (43) mengatakan, pasar tersebut tidak sesuai dengan keinginan penjual karena sangat tertutup.

“Kendala dalam ruangan itu, konsumen kurang masuk, karena tanpa konsumen kan penjual hancur,” ujar Siprianus saat ditemui awak media, Kamis (08/04/2021).

Menurut Siprianus, di dekat meja jualan mesti menggunakan tangga lagi atau bangku kecil supaya bisa berdiri untuk melihat barang. Hal itu karena meja jualannya sangat tinggi.

“Selain itu, udara juga panas karena ditutup semua dengan tembok. Panas, memang airnya sih jamin,” imbuhnya.

Siprianus berharap pembangunan pasar tersebut mesti sesuai dengan kemauan pelaku pasar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Manggarai Timur, Efraim D. Gual mengaku pedagang sudah pernah berjualan di dalam gedung Pasar Rakyat Ranaloba.

Namun demikian, lanjut dia, waktu itu kesannya panas dan sayur tidak lama layu, sehingga harus dibuat plafon supaya sejuk.

“2019 waktu itu kita rehab, rehab untuk pasang plafon supaya sejuk,” ujar Efraim di ruang kerjanya, Kamis.

Ia mengatakan, pedagang juga meminta supaya ada penambahan pintu. Meski begitu, menurut dia penambahan pintu harus direncanakan terlebih dahulu.

“Orang pasar mau tambahkan pintunya bagian mana?” tukasnya.

Efrem menambahkan, di dalam gedung Pasar Rakyat Ranaloba banyak sampah dan bahkan terdapat kotoran, sehingga perlu dibersihkan dan sosialisasi ulang.

“Kita bersih rapi dulu, bersih semua, tutup dulu,” ujarnya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleDiduga Telantarkan Korban Bencana, Gubernur Perintahkan Pol-PP Jemput Paksa Bupati Kupang
Next Article Kim Taolin Aktif Bantu Korban Bencana

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.