Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Demokrat Malaka Bantu Sembako untuk Korban Banjir di Lawalu
Regional NTT

Demokrat Malaka Bantu Sembako untuk Korban Banjir di Lawalu

By Redaksi11 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPC Demokrat Malaka, Marius Boko, saat menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat Malaka korban banjir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Banjir bandang menerjang wilayah pada tiga kecamatan di sekitar sungai Benenain, Kabupaten Malaka.

Akibat dari banjir pada Minggu 4 April 2021 dini hari tersebut, setidaknya ribuan orang mengungsi, ratusan hektare lahan pertanian milik warga rusak total dan ribuan rumah rusak berat.

Pascabanjir yang menelan 6 korban jiwa tersebut, banyak bantuan dari berbagai kalangan mengalir ke Kabupaten Malaka.

Bantuan-bantuan tersebut berupa, sembako, pakaian, obat-obatan, perlengkapan masak dan lainnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Malaka Marius Boko menjadi salah satu dari sekian banyaknya orang yang ikut memberikan bantuan kepada korban banjir di Malaka.

Mewakili Demokrat, Marius membagikan sembako langsung kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Minggu (11/04/2021).

“Saya sengaja baru membantu korban banjir pada hari ini, biar langsung ke orang yang membutuhkannya. Saya tidak melalui posko, nanti ribet,” kata Marius kepada masyarakat Desa Lawalu seusai memberikan bantuan sembako.

Masyarakat korban banjir sangat berterima kasih kepada Marius yang sudah ikhlas membantu mereka.

Terpantau, di Desa Lawalu, ratusan hektare lahan pertanian yang siap panen hanyut terbawa banjir.

Hal ini akan berdampak pada kelangkaan bahan makanan untuk beberapa bulan ke depan.

“Ketersediaan sembako dari pemerintah untuk masyarakat korban banjir harus diprioritaskan untuk beberapa bulan ke depan. Lihat, semua lahan pertanian yang siap panen hanyut terbawa banjir. Otomatis masyarakat tidak ada lagi bahan makanan nantinya,” ungkap Marius.

Ia juga mengharapkan bantuan dari berbagai pihak untuk dapat meringankan beban masyarakat Malaka yang terdampak banjir.

“Mari kita langsung membantu korban banjir di Malaka. Tidak usah melalui posko, datang dan berikan langsung karena masyarakat butuh makan, bukan butuh diskusi terlalu banyak,” kata Marius.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Demokrat Demokrat Malaka Malaka
Previous ArticleKapolsek Kupang Tengah Salurkan Bantuan Yayasan D’Asadoma NTT untuk Korban Bencana
Next Article Usai Banjir Bandang, Begini Tindakan Antisipatif Bupati Terpilih Malaka

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.