Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Pasutri Asal Nagekeo Diduga Aniaya Wanita yang Sedang Hamil 5 Bulan
HUKUM DAN KEAMANAN

Pasutri Asal Nagekeo Diduga Aniaya Wanita yang Sedang Hamil 5 Bulan

By Redaksi24 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Nasib sial menimpa SO (43). Wanita asal Kelurahan Ratongamobo, Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo ini, pada Kamis (22/04/2021) kemarin, diduga dianiaya oleh SD (37) dan R (28), sepasang suami istri (pasutri).

Saat dianiaya oleh tetangganya sendiri itu, SO tengah hamil 5 bulan.

Berdasarkan keterangan SO, kejadian dugaan penganiayaan yang menimpanya bermula ketika Hildegardis Loji, salah satu kader pos pelayanan terpadu (posyandu) datang menemui SO dan memastikan kalau dia sedang hamil.

Tidak bisa mengelak dengan keadaannya, SO pun mengaku jujur kepada Hildegardis tentang ayah biologis dari anak yang dikandungnya itu yaitu SD.

Setelah pengakuan itu, SD yang semula mengaku akan bertanggung terhadap SO berbalik mengingkari.

SD kemudian bersama R mendatangi rumah SO, lantas menganiayanya.

Kisah SO yang kini hamil 5 bulan bermula pada pertengahan tahun 2020 lalu, saat SD bertandang ke rumahnya sekitar pukul 23.00 Wita dengan alasan ingin menonton televisi.

SO yang kala itu sedang kesepian mengaku tidak berdaya ketika mulut SD mulai merayunya untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

Apalagi, suaminya MB (48) telah tiga tahun tidak tinggal bersamanya lagi karena bekerja sebagai buruh kelapa sawit di Kalimantan Timur.

“Habis pas anak-anak juga sudah tidur semua, terpaksa saya tidak berdaya lagi. Saya juga pengen,” tutur SO kepada VoxNtt.com, Sabtu (24/04/2021) siang.

Padahal SO tahu kalau orang yang sedang merayunya ini adalah suami R, keponakanya sendiri. Namun, karena SD mengaku akan bertanggung jawab, SO pun mengiyakan permintaan SD.

Merasa tidak ada yang mengetahui tentang perbuatan keduanya, hubungan SD dan SO pun terus berlanjut hingga sekitar bulan Desember 2020. Saat itu SD pun mulai berlaku nekad.

“Kami sering buat begitu, sudah banyak kali. Baru di bulan November, Desember dan Januari ini dia mulai simpan sudah di dalam sampai saya hamil ini,” katanya.

Setelah kejadian penganiayaan itu, suami SO pun tahu kalau istrinya itu telah bermain serong.

Mulanya, MB sempat memarahi SO. Namun kini dia telah memaafkan SO dan meminta agar kasus penganiayaan yang menimpa SO dapat segera dilaporkan ke Polisi.

VoxNtt.com sudah beberpa kali menghubungi SD melalui sambungan telepon untuk konfirmasi. Namun hingga berita ini diturunkan, SD belum meresponsnya.

Saat ini, SO bersama keluarganya telah mengadukan persoalan ini ke Pihak Kepolisian Sektor Boawae.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleAkun Palsu Tidak Membuat Rezim Hery-Heri Jadi Pemimpin Sukses
Next Article Kronologis Kasus Bentrok di Matani yang Tewaskan Seorang Mahasiswa

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.