Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Breaking News: Seruduk Bus Keo Family di Nagekeo, Warga Sikka Tewas
HUKUM DAN KEAMANAN

Breaking News: Seruduk Bus Keo Family di Nagekeo, Warga Sikka Tewas

By Redaksi27 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Sikka terlibat insiden kecelakan di Nagekeo (Foto: Dok. Polisi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Raja – Maunori, tepatnya di tikungan Tana To, Desa Raja Selatan, Kecamatan Baowae, Kabupaten Nagekeo, Selasa (27/04/2021).

Sebuah bus penumpang bernama Keo Family diseruduk sebuah sepeda motor hingga pengendaranya tewas.

Korbannya adalah Hendrik Veri (30) warga RT 08, Desa Gliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian Sektor Boawae, kejadian bermula ketika bus penumpang dan sepeda motor bertemu di tikungan Tana To, Desa Raja Selatan, Kecamatan Baowae sekitar pukul 15.45 Wita.

Korban yang saat kejadian menggunakan kendaraan roda dua Yamaha Vixion tanpa nomor polisi melaju kencang dari arah Maunori- Raja, tiba-tiba bertemu dengan Bus penumpang Keo Family yang dikemudi oleh Paskalis Koba (36) dari arah berlawanan.

Tepat di tikungan Tana To, sopir yang saat itu mengendarai bus dalam kecepatan sedang berpapasan dengan korban yang berkendara dalam kecepatan tinggi.

Menyadari akan potensi kecelakan, sang sopir kemudian langsung menginjak tuas rem dan memutar kemudi bus ke arah kiri.

Diduga, korban yang tidak bisa lagi mengendalikan laju sepeda motornya kemudian langsung menabrak bus tepat di sudut kanan depan.

Insiden itu membuat korban terpental sekitar satu meter dan langsung tidak sadarkan diri.

Dilaporkan, kondisi masih tidak sadarkan diri, korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Boawae karena mengalami pendarahan aktif pada hidung dan telinga dan bengkak pada lutut kiri.

Direncanakan, korban akan segera dirujuk ke RSUD Maumere. Namun nahas, sekitar pukul 20.35 Wita Puskesmas Boawae menyatakan korban meninggal dunia.

Bus Keo Family dan pengemudinya serta sepeda motor korban saat ini telah diamankan Polisi sebagai barang bukti.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleAHY: Masyarakat NTT Tulus dan Ikhlas Menyambut Siapa pun
Next Article Sidang Tanah Kerangan: Paulus Jeramun Ketik ‘Surat Sakti’ Atas Perintah Bupati Dula

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.