Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Belu Berkomitmen dalam Sepekan Tiga Kali Bekerja di Lapangan
Regional NTT

Bupati Belu Berkomitmen dalam Sepekan Tiga Kali Bekerja di Lapangan

By Redaksi28 April 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Belu, dr Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Haleserens saat hadir dalam sidang paripurna istimewa DPRD Belu, Selasa (27/04/2021) (Foto: Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Sehari setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dan Aloysius Haleserens langsung menghadiri sidang paripurna DPRD Belu yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD setempat, Selasa (27/04/2021).

Dalam pidato perdananya, Bupati Agus Taolin menyampaikan tekat dan komitmennya bersama Wabup Alo Haleserens untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Belu.

Karena banyak persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Belu, terutama di pedesaan sehingga pada kesempatan tersebut Bupati Agus menyatakan komitmennya untuk berkerja tidak hanya dari kantor, tetapi harus turun ke lapangan atau ke desa-desa.

“Harus lebih banyak terjun ke lapangan. Bupati pun harus banyak pergi ke lapangan. Jangan diam di atas meja saja. Dua hari di kantor, tiga hari di lapangan, tujuh hari HP terbuka terus,” kata Bupati berlatar belakang spesialis penyakit dalam ini.

Tujuan berkantor di lapangan adalah untuk memastikan kegiatan di bidang pertanian dapat berjalan sesuai dengan standar kualitas yang diinginkan. Itu terutama pelayanan olah lahan pertanian secara gratis dan distribusi benih unggul secara gratis kepada masyarakat di pedesaan.

Selain pertanian dan kesehatan, dua agenda utama yang akan diprioritaskan Bupati dan Wakil Bupati Belu periode ini adalah pembangunan infrastuktur air bersih dan rumah layak huni.

Di samping itu, ia berkomitmen untuk menjadikan Kota Atambua sebagai show window serta melakukan reformasi birokrasi secara total sebagai lokomotif penggerak pembangunan daerah.

“Inilah yang kita akan lakukan, karena adalah perubahan sesungguhnya,” ujar Agus Taolin.

Melalui visi masyarakat Belu yang sehat berkarakter dan Kompetitif, Bupati Agus Taolin bertekat untuk memajukan Belu selama masa kepemimpinannya bersama Wabup Alo Haleserens.

Meski dengan program utama kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat, namun dalam pidato perdananya Bupati Agus Taolin tidak menyampaikan lebih detail tentang kapan masyarakat Kabupaten Belu bisa mulai mengkases layanan kesehatan secara gratis.

Dalam pidato tersebut, Bupati Agus juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan para pencari kerja dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK).

Ia juga mengajak seluh masyarakat untuk bahu-membahu membangun Belu serta tidak menebarkan energi negatif. Sebab bagi dia kompetisi Pilkada sudah selesai sehingga tidak perlu ada sekat yang memisahkan sesama anak Belu.

Bupati Agus juga menyampaikan dalam masa kepemimpinannya ia dan Wabup Alo Haleserens akan fokus untuk melakukan pemberatasan korupsi di Kabupaten Belu.

Karena itu, Bupati Agus Taolin mengajak semua elemen masyarakat agar bahu-membahu membangun Belu. Dengan begitu, maka diharapkan Kabupaten Belu bisa perlahan menuju smart city.

Ia juga berkomitmen untuk terbuka terhadap kritikan yang konstruktif.

“Kami selalu membuka diri terhadap masukan dan kritikan. Kita terbuka. Kalau main sepak bola, kita manfaatkan lebar lapangan. Kita akan lakukan public hearing termasuk kadang-kadang kita minum kopi bersama, misalnya di Tasain atau Takiri,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri pidato perdananya, Bupati Agus Taolin juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Bupati Wilybrodus Lay serta mantan Wabup J. T. Ose Luan yang telah mengabdi membangun Belu.

“Kami akan teruskan yang bisa kami teruskan dan kami akan mengelaborasi program yang perlu dielaborasi,” kata Agus terkait dengan program yang telah dilakukan mantan Bupati dan Wakil Bupati Belu.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticleTetap Taat Protokol Kesehatan, IMPN Kupang Lantik 18 Anggota Baru
Next Article Lia Kim, Anggun dalam Balutan Tenun Ikat Malaka

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.