Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Kadis P dan K NTT: Sekolah Tatap Muka di NTT Dimulai Bulan Mei 2021
Pendidikan NTT

Kadis P dan K NTT: Sekolah Tatap Muka di NTT Dimulai Bulan Mei 2021

By Redaksi30 April 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Linus Lusi saat diwawancarai wartawan, Kamis, 29 April 2021 (Foto: VoxNtt.com/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Nusa Tenggara Timur (NTT) Linus Lusi mengatakan, pada bulan Mei 2021 mendatang sekolah-sekolah di provinsi itu akan kembali belajar secara tatap muka sebagaimana biasanya.

Linus menjelaskan, sejauh ini semua aspek santiasi hingga proses vaksinasi telah berjalan dengan baik. Sehingga sekolah akan dibuka kembali untuk menjalankan proses belajar.

“Optimistis bulan Mei, serentak. Saya sekarang dengan para guru, siswa, tengah melakukan vaksinasi Swab,” kata Linus kepada wartawan di Kupang, Kamis (29/04/2021).

Pembelajaran tatap muka tersebut rencananya akan dilaksanakan di semua sekolah di Nusa Tenggara Timur. Namun untuk sekolah yang berada di sejumlah kota besar di NTT, keputusan itu masih dipertimbangkan.

“Idealnya untuk semua sekolah di NTT. Tetapi bagi sekolah-sekolah di kota besar masih dipertimbangkan,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah yang lokasinya jauh dari kota tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebab, Prokes merupakan pintu masuk untuk keamanan bersama.

“Saya kira sekolah yang jauh dari kota tidak jadi masalah. Mereka bisa sekolah tatap muka, sehingga bisa bersama-sama melakukukan evaluasi dan prakondisi sesuai arahan Mendikbudristek, Nadiem Makarim,” jelasnya.

Sementara terkait peristiwa yang terjadi di Maumere, Kabupaten Sikka di mana 83 siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid-19, Linus menegaskan, hal itu merupakan salah satu perhatian serius.

“Asas kehati-hatian menjadi salah satu perhatian utama.Sehingga saya sarankan para guru dan siswa untuk melakukan vaksinasi di laboratorium Undana, karena Dinas P dan K sudah bekerja sama dengan pihak Undana,” ucapnya.

Pasca-kejadian di Kabupaten Sikka tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan sekolah untuk mencermati guna mengambil keputusan yang tepat.

“Persoalan ini menjadi sebuah refleksi. Dinas P dan K telah bekerja sama dengan Undana, sehingga masalah itu kita sudah laporkan ke rektor untuk penanganan lebih lanjut,” sambungnya.

Sementara proses vaksinasi terhadap guru dan siswa di Kota Kupang sudah berjalan sejak Rabu, 28 April 2021 di beberapa sekolah.

“Semuanya sudah berjalan kemarin di SMAN 5 Kupang, dan besok akan dilaksanakan di SMAK Geovani Kupang,” tandasnya.

Telah Siap untuk Proses Belajar Secara Tatap Muka

Kepala sekolah SD 1 Bonipoi Kota Kupang, Sophia Lekipera, S.Pd, mengaku telah siap untuk memulai proses belajar secara tatap muka.

Ia mengatakan, pihak SD Bonipoi sendiri akan mengaktifkan proses belajar secara bertahap sembari menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita akan berangsur, tapi kita akan kerjasama erat dengan komite dan orang tua untuk melihat kriteria yang cocok sesuai petunjuk saat masuk sekolah nanti,” katanya kepada wartawan belum lama ini.

Kata dia, hingga saat ini pihak sekolah terus melakukan persiapan peralatan protokol kesehatan untuk mendukung pembukaan sekolah tatap muka nanti.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Dinas PK NTT Kota Kupang
Previous ArticleKasus Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal ke Kalimantan, Polres TTU Periksa Sejumlah Saksi
Next Article Ketua Komisi III DPR, Herman Hery, Diperiksa KPK

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.