Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Tahun 2022, Gaji Tenaga Kontrak di TTU Naik 250 Ribu Per Bulan
VOX GURU

Tahun 2022, Gaji Tenaga Kontrak di TTU Naik 250 Ribu Per Bulan

By Redaksi30 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTU Drs. Juandi David saat diwawancarai wartawan di kantor Bappelitbanda, Jumat, 30 April 2021 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Gaji tenaga kontrak daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU pada tahun anggaran 2022 mendatang dipastikan meningkat sebesar Rp250 ribu.

Sebelumnya para tenaga kontrak di TTU diberi honor Rp1,25 juta, pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp1,5 juta per bulan.

“Tahun 2022 ini kita akan naikkan (gaji teko) kurang lebih Rp1.500.000 per bulan,” kata Bupati Juandi David kepada wartawan usai pembukaan forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD TTU tahun 2021-2026 yang digelar di kantor Bappelitbangda Kabupaten TTU, Jumat (30/04/2021).

Bupati Juandi mengaku jumlah tenaga kontrak pada periode 2021-2026 berjumlah kurang lebih 2000-an orang.

Jumlah tersebut tersebar di semua instansi.

Di dalamnya termasuk guru dan tenaga kesehatan.

Namun begitu, jelasnya, jumlah pasti tenaga kontrak masih terus dilakukan kajian berdasarkan kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah.

“Hasil evaluasi kalau kita butuh yah kita tambahkan, tapi kalau tidak butuh pasti kasih kurang (jumlah teko),” tutur mantan Kadis PMD TTU itu.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

David Juandi Guru Teko Juandi David TTU
Previous ArticlePemilik Toko Matador Betun Dilantik Menjadi Ketua Perindo Malaka
Next Article Puluhan Pedagang Pasar Borong Datangi Kantor DPRD Matim

Related Posts

Dosen Unwira Kupang Soroti Dugaan Pemotongan Gaji di SMAK Pancasila Borong

14 Februari 2026

Sempat Libur Akibat Polemik Gaji Guru, SMP Stanislaus Borong Kembali Gelar Kegiatan Belajar

13 Februari 2026

Yayasan Sukma Respons Mogok Mengajar Guru SMA Pancasila Borong, Klaim Sudah Ada Kesepakatan Final

11 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.