Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Bebas dari Penjara, Ini Permintaan Mantan Petinggi Sunda Empire kepada Pemerintah Indonesia
NASIONAL

Bebas dari Penjara, Ini Permintaan Mantan Petinggi Sunda Empire kepada Pemerintah Indonesia

By Redaksi12 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mantan Petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana (Foto: Kompas.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Mantan Petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana telah bebas dari penjara setelah mendapatkan program asimilasi sejak tanggal 13 April 2021.

Usai bebas, Mantan petinggi Sunda Empire itu meminta kepada pemerintah Indonesia untuk mengangkatnya menjadi Duta Bangsa Indonesia.

“Romo ingin diangkat menjadi Duta Bangsa Indonesia untuk Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia. Dan Romo bilang bisa ikut andil menyelesaikan konflik nasional saat ini misal KKB di Papua, Covid dan Konflik Myanmar di Asean,” ucap Rangga melalui kuasa hukumnya Erwin Syahrudin melalui pesan singkat, Selasa (11/5/2021) seperti yang yang dilansir dari Kompas.com

Kendati demikian, Erwin tak dapat menjelaskan detail strategi dan gagasan Rangga untuk menyelesaikan konflik-konflik tersebut.

“Untuk strategi khususnya tidak bisa dijelaskan singkat. Harus ada pembahasan strategi khusus dengan penentu kebijakan karena sensitif dan harus detail,” ujarnya.

Kliennya Rangga kata Erwin, mengakui dirinya sebagai warga negara Indonesia.

“Ya beliau dari dulu WNI dan ber-KTP Indonesia serta menjunjung Pancasila,” ujarnya.

Erwin mengatakan, akan tetapi, Rangga memiliki gagasan untuk membuat tatanan dunia baru dalam satu sistem revolusi dunia.

“Gagasannya hanya ingin buat tata dunia baru dalam suatu sistem revolusi dunia. Itu yang saya pahami. Bahkan beliau di Karni Ilyas memberikan gagasan bela negara dan program untuk memupuk nasionalisme kaum milenial,” itutupnya.

Penulis: Sello Jome

Manggarai Barat Nasional
Previous ArticleMampukah Bupati Simon Lawan ‘Raja-raja Desa?’
Next Article Sanggupkah Agas Andreas Membawa Perubahan Bagi Manggarai Timur?

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.