Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Cambir dan Golo Kaca Tanam Pisang di Tengah Jalan
Regional NTT

Warga Cambir dan Golo Kaca Tanam Pisang di Tengah Jalan

By Redaksi18 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Golo Kaca dan Cambir, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur menanam pisang di badan jalan, Selasa (18/05/2021).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Warga Golo Kaca dan Cambir, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur menanam pisang di badan jalan, Selasa (18/05/2021).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes karena telah lama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur tidak memperhatikan jalan di wilayah itu.

Pantauan awak media, warga menanam pisang di lima titik yang mengalami kerusakan paling parah di ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Borong dan Kecamatan Kota Komba itu.

Ino Jemeo (41), salah seorang warga setempat kepada wartawan mengatakan, aksi penanaman pisang tersebut merupakan bentuk dari ketidakpuasan warga terhadap kondisi jalan jelek yang tidak kunjung diperbaiki.

“Kami berharap, dengan aksi ini dapat membuka mata Pemerintah Matim, untuk secepatnya lakukan perbaikan,” tegas Ino.

Menurut Ino, akibat kondisi jalan yang buruk, banyak lpengendara sepeda motor yang jatuh dan mobil yang terbalik saat melintas.

“Padahal ini jalur dalam kota. Jadi, kami berharap secepatnya pemerintah lakukan perbaikan,” ujar Ino.

Aksi protes warga ini disambut baik oleh para sopir Angkot dan pengguna jalan lainnya. Salah satunya Arnold.

“Kami merasakan betul betapa susahnya saat melintas jalur ini,” ujar Arnold.

Arnold berharap agar secepatnya pemerintah menanggapi aksi warga agar segera memperbaiki jalan rusak sepanjang 700 meter itu.

Sementara Lurah Rana Loba Yos Kapang mengaku belum medapat laporan dari RT terkait aksi warga. Meski begitu, ia berjanji akan turun ke lokasi untuk mengecek akasi tersebut.

“Minimal saya ke lokasi dulu,” ujar Lurah Yos melalui telepon seluler.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleRancangan RPJMD TTU 2021-2026 Mulai Dibahas, DPRD Siap Kawal
Next Article Di Kabupaten Kupang, Jasad Wanita Muda Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Hutan

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.