Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ada Penurunan Angka Pasien Covid-19 di Matim
KESEHATAN

Ada Penurunan Angka Pasien Covid-19 di Matim

By Redaksi18 Juni 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Kominfo Manggarai Timur, Bonifasius Sai. (Foto: Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍Borong, Vox NTT- Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menyodorkan data terbaru pada 16 Juni 2021 pukul 20.00 Wita.

Berdasarkan Data Monitor Harian Covid-19 Manggarai Timur dirincikan sebagai berikut, karantina terpusat ada 16 orang, isolasi mandiri ada 3 orang, dan dalam perawatan RSUD dr. Ben Mboi Ruteng ada 4 orang.

Kemudian, untuk yang terkonfirmasi Covid-19 adalah sebagai berikut, positif PCR: 122 orang, positif rapid tes antigen: 699 orang, meninggal: 10 orang, sembuh: 665 orang, dan dalam perawatan: 16 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Matim Bonifasius Sai mengatakan, angka pasien Covid-19 di Manggarai Timur mengalami penurunan.

“Puji Tuhan ada penurunan masyarakat atau pasien yang terpapar Covid-19,” ungkap Bonifasius melalui pesan WhatsApp, Jumat (18/06/2021).

Menurut dia, penurunan terjadi karena ada dukungan seluruh masyarakat  Manggarai Timur yang selalu taat  melaksanakan protokol Kesehatan (prokes).

Hal itu ditandai dengan tekun melaksanakan 5 M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticleLagi, Pemda Malaka Raih Opini WTP dari BPK RI
Next Article Enam Anak di Kota Ruteng Dilarikan ke RSUD karena Digigit Anjing Terindikasi Rabies

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.