Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sudah Dua Tahun, Batu Besar di Jalan Golo Lobos Belum Dipindahkan
Regional NTT

Sudah Dua Tahun, Batu Besar di Jalan Golo Lobos Belum Dipindahkan

By Redaksi10 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
batu besar di jalan Borong-Nceang, tepatnya di Golo Lobos belum dipindahkan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sudah dua tahun berlalu, sebuah batu besar di jalan Golo Lobos, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Manggarai Timur (Matim) belum dipindahkan.

Batu besar itu tampak masih berada di tengah badan jalan sejak longsor hebat yang menimpa daerah itu dua tahun lalu.

“Batu ini sejak tahun 2015.  Ini terjadi karena waktu itu ada hujan lebat sehingga batu ini longsor ke jalan,” kata Fian warga Golo Lobos kepada wartawan, Minggu (5/3/2017).

Karena belum dipindahkan, lanjut Fian, akses Borong-Golo Lobos terganggu. Hampir setengah badan jalan tertutup batu besar tersebut.

“Pak lihat sendiri kan jalan ini sangat sempit. Sudah sempit banyak kerikil lagi. Memang di sini mobil bisa lewat, tapi tidak mudah seperti dulu,” imbuhnya.

Senada dengan Fian, Ardi pengendara yang sempat melintas mengeluhkan hal yang sama. Ia khawatir material yang berserakan dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan.

“Kerikil dan tanah ini bisa membuat orang itu tergelincir. Kalau tidak hati-hati pasti jatuh. Apalagi ini dekat jurang,” katanya.

Sebab itu, ia berharap pemerintah segera mengatasinya agar akses transportasi di titik ini lancar seperti sebelumnya.

Menanggapi hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Matim Anton Dergon berjanji untuk memperhatikannya.

“Tentang batu itu dan material lain yang masih tumpuk di kiri- kanan jalan pada ruas jalan Borong-Waling akan tetap menjadi perhatian  pemerintah apabila cuaca sudah membaik”, katanya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp pada Jumat (9/3/2017).

Ia mengaku pihaknya tidak sendiri, tapi  bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain. Dengan cara ini, ia yakin persoalan tersebut bisa di atasi.

“Pada tahun anggaran 2017 ada OPD terkait akan mengintervensi,” imbuhnya. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePemerintah Tutup Mata, Warga Bersihkan Jalan Kabupaten di Nagekeo
Next Article Mahasiswa Katolik 45 Negara akan Gelar Kegiatan Sosial di Flores

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.