Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍KWT Gori Toing Desa Bangka Kantar Dapat Bantuan dari Dua Perangkat Daerah Matim
Regional NTT

‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍KWT Gori Toing Desa Bangka Kantar Dapat Bantuan dari Dua Perangkat Daerah Matim

By Redaksi1 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kelompok Wanita Tani (KWT) Gori Toing Mondo, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong saat menerima bantuan pompa air
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kelompok Wanita Tani (KWT) Gori Toing Mondo, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, mendapat bantuan dari dua Perangkat Daerah Manggarai Timur.

Keduanya yakni Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Kepala Dinas Pertanian Matim Yohanes Sentis mengatakan, tahun sebelumnya KWT Gori Toing sudah pernah dibimbing, seperti pelatihan pembuatan pupuk organik.

Menurut Sentis, produksi sayur tidak boleh menggunakan bahan kimia apalagi orientasinya untuk dijual di pasar.

“Produksi sayur harus bebas dari bahan kimia, organik itu menyehatkan,” katanya, Sabtu (30/07/2021).

Ia mengatakan, Dinas Pertanian terus memberikan penyuluhan, konsultasi, dan membuat percontohan sebagaimana telah dibuat untuk KWT Gori Toing.

Dinas Pertanian juga telah memberikan bantuan benih lombok, sorgum, dan mesin pompa air (water pump) kepada KWT Gori Toing.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim Hermanus Hala Kodi mengatakan, KWT Gori Toing sebagai kelompok contoh untuk kelompok tani yang lain di wilayah itu.

Ia menyebut Dinas KPP telah memberikan bantuan hortikultura seperti tanaman mangga untuk KWT Gori Toing.

“Kegiatan ini kegiatan integrasi selain ada jagung ada juga hortikultura, ternak, ikan nila dan lele,” ungkap Hermanus.

Menurut Herman, hasil kerja KWT Gori Toing selama ini sudah bisa dinikmati, di mana sayurnya sudah bisa dijual.

Ia berharap agar KWT Gori Toing bisa studi di pasar untuk melihat sayur apa yang tren. Selanjutnya bisa disediakan di lahan yang mereka kelola.

Sementara itu, Ketua KWT Gori Toing Yasinta Sedia (43) mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Matim karena sudah mendukung untuk pengembangan pertanian di kelompoknya.

“Terima kasih untuk pa Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas KPP Matim yang sudah membantu kelompok tani kami,” ungkap Yasinta.

Sudah Ada Kemajuan

Terpisah, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Matim Theresia Wisang Agas mengatakan, sejauh ini KWT Gori Toing sudah ada kemajuan dan sudah bisa produksi sayur sejak awal Juli lalu.

“Kemudian, untuk meningkatkan SDM petani tersebut dibimbing oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bangka Kantar, pihak Dinas Pertanian, dan KPP,” ungkap Theresia kepada VoxNtt.com.

Theresia mengaku KWT Gori Toing juga telah bergabung dalam koperasi Kartini yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Matim.

“Salah satu program PKK adalah tentang kehidupan berkoperasi, sehingga bisa dikembangkan ke desa termasuk dalam KWT Gori Toing,” ungkap Theresia.

Menurut dia, modal pertama koperasi bukan uang, tetapi kepercayaan dan kemauan untuk sama-sama mengatasi persoalan hidup.

“Saya sangat mengharapkan, kelompok ini tetap semangat untuk melakukan kegiatan sesuai tujuan dibentuknya kelompok ini,” ungkapnya lagi.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleTerpilih Jadi Ketua Forkoma PMKRI Kota Kupang, Yuvens Tukung: Forkoma Menjadi Jembatan Penghubung
Next Article Gaji Teko Dipotong Hampir 50 Persen, Netizen Sebut Ini Bentuk Ketidakmampuan Pemda Mabar

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.