Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»‍‍‍‍‍‍‍Dua Kadis Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah di Bangka Leleng
Regional NTT

‍‍‍‍‍‍‍Dua Kadis Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah di Bangka Leleng

By Redaksi4 September 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi dapur di rumah milik Gaspar Ganat yang terbakar. (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Dua kepala dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur meninjau langsung lokasi kebakaran rumah di Golo Tenda, Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Sabtu (04/09/2021).

Kedua Kadis tersebut, yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Petrus Sudin dan Kepala Dinas Sosial Mikhael Jaur.

Untuk diketahui, sebuah rumah di Golo Tenda hangus terbakar sekitar pukul 02.00 dini hari, Sabtu (04/09). Rumah tersebut milik Gaspar Ganat (69).

‍Gaspar mengatakan, rumahnya sudah hancur terbakar. Segala isi dapur dilahap si jago merah, termasuk padi 1 ton, pupuk 1 karung, cengkih, kemiri, atap seng rumah bagian belakang rusak parah, dan fentilasi jendela.

“Tegi mohas agu momang one mai pemerintah (minta belas kasihan dari pemerintah) untuk membantu keluarga saya,” ungkap Gaspar sambil menangis kepada VoxNtt.com.

Gaspar sendiri belum mengetahui sumber api hingga menyebabkan rumahnya terbakar. Sebab, saat api melahap rumahnya, ia dan keluarga sedang tertidur pulas.

Beruntung api berhasil dipadamkan berkat bantuan tetangga, hingga tidak menyebabkan korban jiwa.

“Mai ise kengko ami, wa ho’o api ga (tetangga yang kasih bangun kami tetapi api sudah di dekat kami),” kisah Gaspar.

Kepala BPBD Matim Petrus Sudin turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Gaspar Ganat.

Itu sebabnya BPBD Matim langsung memberikan bantuan mendadak berupa periuk, terpal, ember, kompor, rinso, beras, mie instan, dan paket perlengkapan keluarga.

“Kami pemerintah turut prihatin yang mendalam,” ungkap Petrus.

Kepala BPBD Matim Petrus Sudin saat memberikan sembako untuk keluarga Gaspar Ganat. (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)

Petrus mengaku kehadirannya bersama Dinas Sosial untuk melihat secara langsung kondisi rumah dan memberikan bantuan darurat.

Meskipun bantuannya hanya sedikit tetapi menurut dia, itu adalah bentuk suport pemerintah untuk keluarga Gaspar Ganat.

“Nanti kami ke (Dinas) PUPR sebagai kelanjutannya,” imbuh Petrus.

Kepala Dinas Sosial Matim Mikhael Jaur yang didampingi Kabid Penanganan Bencana Dinsos Maksimus Garung, mengatakan bantuan yang diberikan kepada keluarga Gaspar Ganat tidak terencana, dengan kata lain secara tiba-tiba.

Kadis Sosial Matim Mikhael Jaur saat memberikan sembako untuk keluarga Gaspar Ganat. (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)

Pihaknya pun sangat membutuhkan laporan secara resmi di balik bencana kebakaran tersebut.

Sebagai pemerintah, kata dia, tentu akan memperhatikan bencana kebakaran itu.

Sementara mewakili keluarga besar Gaspar Ganat, Bonefasius Jeramat mengucapkan terima kasih kepada BPBD dan Dinas Sosial Matim karena sudah hadir di lokasi kejadian.

“Ucapan terima kasih banyak untuk teman-teman OPD yang hadir lihat langsung kondisi yang ada. Ini adalah musibah dan kita mesti tabah, ini adalah pelajaran untuk kita di sini,” katanya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

BPBD Matim Dinas Sosial Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleDiduga Abaikan Regulasi dalam Pemberian Insentif Nakes, PMKRI: Copot Direktur RSUD Ruteng
Next Article Pancasila sebagai Toleransi Pluralisme Agama  

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.