Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Kemewahan Pejabat Terletak pada Perubahan Nasib Orang
Pilkada

Kemewahan Pejabat Terletak pada Perubahan Nasib Orang

By Redaksi19 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Konsultan politik, Bonggas Adhi Chandra, saat diskusi dengan beberapa politisi di Kafe Rana Loba, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (18/10/2021). (Foto: Filmon Hasrin/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Konsultan politik,
Bonggas Adhi Chandra, mengatakan kemewahan pejabat terletak pada perubahan nasib orang. Kemewahan pejabat, kata Bonggas, bukan terletak pada banyaknya kekayaan materil.

“Kemewahan seorang pejabat itu adalah bukan di situ. Bukan berapa banyaknya tanah, hotel, bangunan yang dia punya, mobil mewah yang dia punya tetapi kemewahan tertinggi seorang pejabat adalah dia bisa merubah nasib orang dengan kebijakan publik yang dihasilkan,” ujar Bonggas saat diskusi dengan beberapa politisi di Kafe Rana Loba, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (18/10/2021).

Tidak hanya menyentil soal kemewahan pejabat, dalam diskusi tersebut ia juga mengungkap empat (4) penyebab kekalahan petahana dalam pemilihan kepala daerah.

Penyebab pertama, kata dia, petahana tidak menjalankan janji kampanye, dengan kata lain saat menjabat lupa dengan janji politiknya.

Kedua, petahana tidak bisa membangun komunikasi politik yang baik dengan masyarakat dan partai politiknya.

Ketiga, petahana tidak punya prestasi yang menonjol saat menjabat. Misalnya, sebut Bonggas, pertumbuhan ekonomi masih rendah dan tidak ada perubahan infrastruktur.

Keempat, masyarakat NTT terutama Manggarai cerdas menilai pemimpin. Jika pemimpin tidak membawa perubahan, maka tentu saja tidak akan dipilih lagi.

“Kenapa petahana yang harusnya lengkap dia punya amunisi, dia punya logistik, dia punya jaringan, dia punya dana tidak terbatas mestinya, tetapi bisa kalah,” tegas Bonggas.

Bonggas pun berharap agar ada kesadaran politik untuk membangun Manggarai Timur dan membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Tidak hanya eksekutif tetapi legislatif, partai partai politik dan masyarakat.

“Untuk bisa melakukan seperti itu dibutuhkan politisi yang hebat, yang tidak bisa instan, yang proses untuk menjadi politisinya mereka itu harus memiliki pengetahuan yang benar dan skill yang benar supaya bisa menjadi kepala daerah atau anggota legislatif dengan baik,” tutupnya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleRumah Baca Dite Dapat 1600 Buku dari Benny Nurdin
Next Article AJI Desak Timex Segera Penuhi Hak-hak Wartawan yang Di-PHK

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.