Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Kue Kering Berbahan Kelor Buatan Galeri Sikita Sambut Natal 
Ekbis

Kue Kering Berbahan Kelor Buatan Galeri Sikita Sambut Natal 

By Redaksi17 Desember 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kaum ibu yang tergabung dalam komunitas Sikita Malaka sedang membuat kue kering berbahan dasar kelor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Natal dan tahun baru adalah saat yang dinanti-nanti oleh umat Kristiani dari berbagai belahan dunia. 

Selain merayakan hari lahir Nabi Isa (Yesus), momentum paling dinanti adalah kumpul bersama keluarga  besar. Sudah tentu kalau kumpul keluarga, maka jajanan menjadi makanan ringan menemani canda-tawa bersama keluarga. 

Natal identik dengan sajian bercita rasa manis, masing-masing daerah memiliki hidangan khusus yang disajikan saat perayaan natal. 

Kebiasaan ini dimanfaatkan oleh komunitas Sikita Malaka. Komunitas kaum hawa yang dipimpin oleh Ceicilia Bere Buti istri wakil bupati Malaka ini manfaatkan kesempatan itu untuk mengais rezeki. 

Dituntun oleh Ceicilia, komunitas Sikita ini membuat aneka jajanan kue kering khas Natal. Menariknya, sebagian bahannya dari bubuk daun kelor. Bahan daun kelor ini menambah cita rasa dan warna hijau yang menawan mata. 

Harganya terbilang murah dan dapat dijangkau oleh semua kalangan. Satu toples lempengan kue kering tersebut dijual dengan harga 25.000 rupiah. 

Cara mendapatkan kue kering buatan ibu wakil bupati bersama komunitasnya gampang. Langsung saja ke galeri Sikita di rumah jabatan wakil bupati Malaka, Tubaki, Wehali. 

Menurut Ceicilia, dirinya berdayakan anak-anak muda khusus kaum hawa dan ibu-ibu rumah tangga agar manfaatkan peluang bisnis yang ada. 

“Kita berdayakan kaum perempuan agar menangkap peluang bisnis dan kewirausahaan. Pas untuk momen Natal tahun ini,” ungkap Ceicilia, Jumat (18/12/2021).

Kue kering berbahan dasar kelor buatan kaum ibu yang tergabung dalam komunitas Sikita Malaka

Ia mengaku, dirinya hampir tiap tahun melakukan bisnis yang sama. 

“Ini bukan hal baru bagi saya. Tiap tahun saya buat dan jual. Bukan pas Natal saja, tapi hampir tiap hari terima pesanan kue ulang tahun, kue pengantin dan lain sebagainya,” kisah Ceicilia.

Tahun ini, Ceicilia jarang menerima pesanan kue, baik kue kering atau kue basah. Hal ini dikarenakan, dirinya sudah sibuk dengan urusan pemerintahan mendampingi suami sebagai wakil bupati kabupaten Malaka.

“Tapi, kesempatan kali ini saya tidak sendirian. Saya tuntun komunitas Sikita untuk bisa berkreasi dan menangkap peluang usaha,” kata mantan staf Bank Danamon Atambua itu dengan semangat.

Menurut dia, peluang usaha tidak harus menunggu Natal dan tahun baru saja. 

“Saya melatih mereka agar bisa dan mahir membuat berbagai aneka kue. Ini adalah bekal untuk bisnis ke depannya,” ujar Ceicilia.

“Mari sahabat semuanya. Rayakan Natal dan tahun baru bersama keluarga dengan aneka jajanan kue kering Sikita. Murah saja, per toples hanya 25 ribu rupiah. Langsung datang ke rumah jabatan wakil bupati Malaka. Di jamin enak dan puas,” seru Ceicilia.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

 

Ceicilia Bere Buti Malaka
Previous ArticleBrigpol J Bantah Aniaya Warga, Kapolres Mabar: Kalau Terbukti Sel, Tahan, Copot
Next Article Aksiologi Max Scheler sebagai Weltethos Abad ke-21

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.