Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Kirab Literasi Lintas Flores Tutup di Labuan Bajo
Pendidikan NTT

Kirab Literasi Lintas Flores Tutup di Labuan Bajo

By Redaksi28 Januari 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan seminar di Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, Jumat (28/01/2022)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Perjalanan panjang selama 14 hari kirab literasi jurnalistik dan kewirausahaan lintas Pulau Flores sejak 15 Januari lalu, sudah berakhir pada 28 Januari 2022.

Road show literasi dan kemanusiaan ini digagas oleh Stefanus Gandi Institut dan Perennial Institut. Kedua lembaga tersebut melakukan perjalanan panjang dari gerbang barat Pulau Flores hingga timur.

“Kami berangkat dari gerbang barat Pulau Flores Labuan Bajo menuju Larantuka Flores Timur dan kembali tutup di Labuan Bajo, tepatnya di Seminari St. Yohanes Paulus II ini,” ujar Sekretaris Perennial Institut Dr. Mantovanny Tapung dalam sambutannya saat seminar di seminari yang berlokasi di Jl. Mgr.Van Bekkum, Wae Kelambu, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat itu, Jumat (28/01/2022).

Manto mengungkapkan, kirab literasi bertajuk ‘gemakan literasi dan kemanusiaan’ tersebut menyasar lima (7) seminari, lima (5) kampus dan satu (1) SMK di Pulau Flores.

Kelima seminari yakni, Seminari Pius XII Kisol pada 20 Januari, Seminari St. Paulus KPA Mataloko pada 21 Januari, Seminari St. Yohanes Berchmans Todabelu pada 21 Januari, Seminari Menengah St. Maria Bunda Segala Bangsa Maumere pada 24 Januari, Seminari Menengah Hokeng pada 25 Januari, Seminari Tinggi Ledalero dan Retapiret pada 24 Januari, Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo pada 28 Januari.

Tidak hanya itu, dalam program tersebut juga menyasar pada lima (5) kampus. Kelimanya, yakni Unika St. Paulus Ruteng pada 18-19 Januari, Sekolah Tinggi Pertanian Ngada pada 21 Januari, Sekolah Tinggi Pastoral Akmaresa Ende pada 22 Januari, Unipa Indonesia Maumere pada 25 Januari, dan Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka pada 26 Januari, serta satu SMK yakni SMK Swakarsa Ruteng pada 17 Januari.

Menurut Manto, kegiatan ini berangkat dari kegelisahan umum tentang laju digitalisasi yang merambah banyak sektor kehidupan. Apalagi dampaknya masif dan hampir lepas kendali

Hal senada disampaikan Direktur SG Institut, Stefanus Gandi. Ia mengatakan, perjalanan panjang dengan menyusuri berbagai kampus dan SMA di Pulau Flores cukup menyita waktu dan menguras tenaga.

“Sebagaimana di tempat lain (di berbagai tempat di Pulau Flores), kami diterima dengan baik dan dengan riang gembira,” kata Stefan.

Stefan sendiri menilai road show literasi jurnalistik dan kewirausahaan lintas Flores baru pertama kali dibuat sepanjang Pulau Bunga itu.

Dari titik-titik yang disinggahi, ia menyebut kirab literasi tersebut merupakan perjalanan rohani. Sebab, rombongan kirab literasi sering bertemu dengan seminaris dan tentu kerap diberkati pastor.

“Kami menghabiskan waktu 14 hari dan kami membawa tim kurang lebih 20 orang dan ini perjalanan kalau saya bilang perjalanan rohani. Kita kembali kepada semangat kekatolikan kita,” kata Direktur Indojet Sarana Aviasi itu.

Stefan mengaku, di berbagai tempat dalam pertemuan dengan kemasan seminar tersebut ia kerap memotivasi kaum muda untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Labuan Bajo Manto Tapung Seminari Labuan Bajo Stefan Gandi Stefanus Gandi Stefanus Gandi Institut
Previous ArticlePenyanyi Lokal Asal Malaka Ini Maju Calon Kades Umakatahan
Next Article Road Show Literasi secara Maraton di Flores, SG Institut dan Perennial Institut Dapat Penghargaan

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.