Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ini Bahaya Jika Limbah Medis RS Kota Kupang Dibakar Sembarang
HEADLINE

Ini Bahaya Jika Limbah Medis RS Kota Kupang Dibakar Sembarang

By Redaksi21 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sampah medis di lokasi pertama. Tampak sejumlah jarum suntik, botol obat, dan abu bekas pembakaran berserakan di lokasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com- Hasil penelusuran VoxNtt.com beberapa waktu lalu menemukan limbah medis bertumpuk dan dibakar sembarangan dalam lingkungan Rumah Sakit SK Lerikh Kota Kupang.

Temuan ini menjadi ancaman serius bagi warga sekitar. Pasalnya, limbah medis yang merupakan golongan limbah B3 (Bahan, Berbahaya dan Beracun) akan menimbulkan dan menyebarkan penyakit jika tidak dikelola sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Ketua JMK3, Yoan Niron

Ketua Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang (JMK3), Yoan Niron menjelaskan, limbah medis dalam keadaan normal sampai menjadi debu itu bermasalah jika manusia menyentuh ataupun menghirup entah dalam bentuk uap, gas, maupun dalam bentuk debu. Hal ini disebabkan oleh kandungan kimia berat yang berbahaya.

“Itu makanya jarum suntik itu hanya sekali pakai. cepat ato lambat orang bisa mabuk, pingsan, demam, dan timbul masalah kesehatan macam-macam sampe kena tumor jika terkontaminasi limbah-limbah itu,” jelas Niron ketika diwawancarai VoxNtt.com di kediamannya, Senin (21/03/2017).

Dampak yang dimaksud Niron akan muncul berbagai penyakit seperti ispa, influenza, batuk, gatal pada kulit, demam, diare, kanker, tumor, bahkan kelainan genetik pada bayi.

Selain itu, bakteri Escherichia coli sangat berpotensi mencemari air di lingkungan sekitar. Hal ini harus kita waspadai dan diedukasi kepada masyarakat.

Direktur Rumah Sakit Harus Bertanggung Jawab

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa setiap rumah sakit pasti ada anggaran pengelolahan limbah medis, baik cair, padat maupun gas.

BACA: Rumah Sakit Kota Kupang Bakar Sampah Medis Tanpa Insinerator

Oleh karena itu, masyarakat harus mempertanyakan sekaligus meminta pertanggungjawaban direktur rumah sakit Kota Kupang.

“Kalau asal bakar seperti ini dan membahayakan masyarakat ya kita minta tanggung jawab beliau dan uangnya (anggaran pengeolahan limba) dikemanakan?,” tegas Niron.

Limbah Medis berserakan di lubang alam, dalam kompleks RS SK Lerikh Kota Kupang (Foto: Dede/VoxNtt)

Dia juga meminta Pemerintah Kota, dalam hal ini Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, BLHD Kota Kupang dan DPRD Kota Kupang untuk mengambil sikap terkait persoalan ini.

Sebab, masalah limbah medis berhubungan langsung dengan kesehatan manusia dan lingkungan.

“Pada titik paling ekstrem nanti akan lahir Generasi Idiot karna pemerintah sepelehkan infeksi nosokomial yang disebabkan limbah medis”, ujar Niron. (Dede/ Boni/ VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleTarian Ja’i Meriahkan Peresmian Kantor Camat Golewa Barat
Next Article Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Jalur Watu Ci’e-Deno

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.