Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Terkait Temuan Ribuan Liter Minyak Goreng, Pemilik Toko SM Kefamenanu Tegaskan Tidak Ada Penimbunan
Ekbis

Terkait Temuan Ribuan Liter Minyak Goreng, Pemilik Toko SM Kefamenanu Tegaskan Tidak Ada Penimbunan

By Redaksi26 Maret 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mulyati Sanawi, pemilik Toko Sinar Mulia saat diwawancarai wartawan, Sabtu, 26 Maret 2022 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Mulyati Sanawi, pemilik Toko Sinar Mulia Kefamenanu akhirnya angkat bicara terkait penemuan ribuan liter minyak goreng di gudang toko miliknya.

Ribuan liter minyak goreng dari berbagai merk tersebut ditemukan saat Kapolres TTU AKBP Moh. Mukhson melakukan sidak, Jumat (25/03/2022).

Mulyati saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (26/03/2022), menegaskan dirinya sama sekali tidak menimbun minyak goreng.

Menurutnya, minyak goreng yang ditemukan tersebut merupakan sisa penjualan yang belum laku terjual.

Hal itu lantaran masyarakat lebih memilih untuk membeli minyak goreng yang dikemas dalam botol berukuran 220 ml dan 600 ml.

BACA JUGA: Gelar Sidak, Kapolres TTU Temukan Satu Toko Simpan Ribuan Liter Minyak Goreng

Sementara minyak goreng dalam kemasan jeriken yang berukuran 1 liter,2 liter, 4,5 liter dan 5 liter jarang dibeli oleh masyarakat konsumen.

“Stok minyak goreng saya yang didistribusikan oleh distributor ke saya dari tanggal 20 Desember 2021 hingga saat ini tanggal 26 Maret 2022 itu totalnya sebanyak 49.991 liter, lalu yang kemarin ditemukan di gudang saya itu hanya ada 3 ribu liter lebih, jadi kesimpulannya ini penimbunan atau sisa penjualan? Tidak mungkin saya timbunlah, kalau saya timbun maka sisa stok 49 ribu harusnya masih ada di gudang, ini sisa di gudang hanya 3 ribu liter,” tandasnya.

Mulyati menjelaskan, pada akhir bulan Desember 2021 dirinya mengambil dua jenis minyak goreng yakni Gading Mas dan Gracia dalam jumlah besar.

Hal itu dimaksudkan untuk menyediakan stok guna pemenuhan kebutuhan masyarakat saat Tahun Baru 2022.

Awal bulan Januari 2022, dia mendengar informasi terkait akan adanya kelangkaan minyak goreng.

Untuk itu, ia pun meminta distributor memasok minyak goreng.

Sehingga untuk dua jenis minyak goreng yang diketahui tidak bersubsidi tersebut tercatat sudah sekitar 31.514 liter yang di stoknya mulai dari akhir Desember sampai Januari 2022.

Namun kemudian, dua jenis minyak yang sudah terlanjur diambilnya dalam jumlah banyak tersebut tidak dibeli oleh konsumen pasca-pemerintah mengeluarkan minyak goreng subsidi.

Akibatnya, minyak goreng yang sudah diambilnya sejak beberapa bulan lalu itu harus dijual sedikit demi sedikit hingga saat ini tersisa 3 ribu liter.

“Merk yang lain (selain Gading Mas dan Gracia) yang kemarin ditemukan dalam gudang itu baru masuk baru-baru ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Mulyati mengaku dirinya telah menerima surat panggilan klarifikasi dari Polres TTU.

Ia diminta menghadap ke Polres TTU pada Senin 28 Maret mendatang.

Mulyati mengaku dirinya siap untuk menghadap dan memberikan klarifikasi atas temuan minyak goreng tersebut.

“Tadi sudah ada surat jadi Senin baru saya menghadap ke Polres,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

AKBP Moh. Mukhson Kapolres TTU Polres TTU Toko Sinar Mulia Kefamenanu TTU
Previous Article165 Miliar Dana Stunting di NTT Diduga Tidak Tepat Sasaran, Kompak Siap Lapor ke KPK
Next Article Pemuda Muhammadiyah Mabar Buka Perpustakaan, Stefanus Gandi Siap Sumbang Buku

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Kedatangan Dua Kapal Pesiar Internasional

19 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.