Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tumpukan Botol Miras Berserakan di Waterfront City Labuan Bajo
NTT NEWS

Tumpukan Botol Miras Berserakan di Waterfront City Labuan Bajo

By Redaksi1 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tumpukan botol minumam keras di tribun bagian utara Waterfront City Labuan Bajo. Foto diambil, Kamis (31/03/2022) sore (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Tumpukan botol minumam keras (miras) terlihat berserakan di Kawasan Destinasi Pariwisata Nasional (KSPN) Waterfront City Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (31/03/2022) sore, tumpukan botol miras dari berbagai jenis itu terlihat berserakan di tribun bagian utara.

Pelaku Pariwisata Matheus Siagian menyayangkan hal tersebut.

Menurut dia, fasilitas yang ada di Waterfront City harus dijaga bersama. Karena itu, pengunjung tidak boleh membuang sampah sembarang tempat.

Matheus juga menekankan bahwa suatu tempat (tujuan wisata) itu harus punya sistem.

“Terkait hal itu, nah sekarang untuk tempat-tempat ini belum bisa ada sistem karena tempat ini belum diserahterimakan ke Pemda Mabar. Jadi harapan saya sebagai pelaku pariwisata semoga ini bisa segera diserahterimakan ke Pemda Mabar,” ujar Matheus kepada VoxNtt.com.

Ia mengatakan, selama ini belum tahu jelas siapa yang mengelola Waterfront City. Jika diserahkan kepada Pemda Mabar kata dia, obyek wisata tersebut pasti bisa dijaga dengan baik.

“Jika sudah diserahkan kepada Pemda Mabar, Pemda Mabar juga bisa mengalokasikan dana di situ untuk petugas kebersihan untuk secara rutin keliling untuk membersihkan tempat tersebut,” jelasnya.

Dana untuk itu semua kata dia, bisa bersumber dari uang parkir kapal-kapal dan juga parkir kendaraan. Bisa Pemda Mabar memiliki unit-unit usaha di tempat itu.

“Uangnya bisa dipakai untuk pemeliharaan obyek-obyek wisata,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menyebut, Waterfront merupakan ruang publik yang dimiliki bersama untuk kepentingan bersama.

“Kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga, minimal jangan buang sampah dan jangan merusak fasilitas yang ada,” ujar Shana kepada VoxNtt.com.

Menurutnya, tempat sampah telah disiapkan. Sebab itu, ia meminta para pengunjung untuk membuang sampah di tempat sampah.

“Bagus malah kalau ikut serta aktivitas masyarakat bersih-bersih yang rutin dilakukan penggiat lingkungan di Labuan Bajo,” pintanya.

Shana menambahkan, tidak hanya fasilitas yang sudah premium, warga juga harus menjadi warga berkualitas premium yang memiliki kesadaran lingkungan dan menjaga Labuan Bajo sebagai ‘rumah’ bersama agar bersih dan indah.

“Mari sama-sama kita juga menjadi warga berkualitas premium yang memiliki kesadaran lingkungan, menjaga Labuan Bajo ‘rumah’ kita bersama agar bersih dan indah,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

BPOLBF Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Matheus Siagian Shana Fatina Waterfront Labuan Bajo
Previous ArticleKalah dalam Gugatan Tanah Bandara Komodo, Pemda Mabar Wajib Bayar Kerugian Senilai Rp47 Miliar
Next Article BPOLBF Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Waterfront City Labuan Bajo

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.