Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Loh Buaya Pulau Rinca akan Tampung 1000 Wisatawan per Hari
Ekbis

Loh Buaya Pulau Rinca akan Tampung 1000 Wisatawan per Hari

By Redaksi31 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Presiden Indonesia Joko Widodo telah meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung yang ada di Loh Buaya, Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Manggarai Barat (Mabar) NTT pada 21 Juli 2022 lalu.

Kepala Balai TNK Lukita Awang menyebut, Loh Buaya Pulau Rinca akan hanya menampung 1000 wisatawan per hari.

“Nanti kalau itu sudah dibuka, kuota yang diperuntukkan untuk di tempat itu (Loh Buaya) 1000 orang perhari,” ujar Lukita Awang.

Lukita Awang mengatakan, wisata yang ada di Loh Buaya bersifat premium karena telah dibangun elevated deck untuk wisatawan.

“Wisata yang ada di sana (Loh Buaya) karena ini sifatnya Premium, dan telah dibangunkan elevated deck ada pemisahan antara Satwa dengan wisatawan dan orangnya,” jelasnya.

Wisatawan yang datang katanya, akan dipandu oleh naturalist guide untuk menyusuri elevated deck sampai ke Niang Komodo dan akan kembali lagi ke dermaga.

“Jadi nanti wisatawan ada datang dari dermaga, akan dipandu oleh masyarakat atau naturalist guide itu, menyusuri elevated deck akan dijelaskan interpretasi segala macam flora fauna dengan kegiatan-kegiatan di dalamnya. Memutar ke Niang Komodo dan kembali lagi,” kata Lukita Awang

Kendati demikian, kata dia, untuk saat ini Loh Buaya Pulau Rinca belum dibuka karena masih ada beberapa interior yang masih dalam pengerjaan.

“Jadi tanggal 21 Juli (2022) telah diresmikan oleh Pak Presiden, sudah siap operasional. Namun, secara fisik bangunan sudah selesai, tetapi masih ada bebebrapa interior dari niang Komodo atau museumnya, tempat edukasi yang perlu disempurnakan,” ujar Lukita Awang.

Menurutnya, ada beberapa gambar, peta, kemudian gambar flora fauna dan panel-panelnya yang perlu disempurnakan.

“Kemungkinan menurut teman-teman dari PUPR, seluruh interior akan selesai pada akhir September,” jelasnya.

“Jadi kita bisa dibuka setelah semuanya itu selesai. Jadi jangan sampai  ini wisatawan datang tapi masih ada pekerjaan untuk merenovasi, jadi kita buka dengan kondisi sudah siap,” tambahnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

BTNK Mabar Manggarai Barat Taman Nasional Komodo TN Komodo
Previous ArticleSaat Vihara Pubbaratana Kupang Jadi Rumah bagi Musa
Next Article KBPM UKAW Kupang Latih Gunakan Aplikasi Lamikro di Oesao

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.