Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Miris! Istri Bupati Manggarai Diduga Pakai Jasa THL untuk Terima Suap Rp50 Juta dari Kontraktor
HEADLINE

Miris! Istri Bupati Manggarai Diduga Pakai Jasa THL untuk Terima Suap Rp50 Juta dari Kontraktor

By Redaksi1 September 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit. (Foto : Dok. Dekranasda Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Salah seorang tenaga harian lepas (THL) di Manggarai, Fenses Nasrio Budi Senta atau yang akrab disapa Rio Senta diduga menjadi alat kekuasaan setempat untuk melakukan lobi sejumlah fee proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Praktik tersebut baru berhasil diketahui setelah dibongkar habis oleh Adrianus Fridus, salah satu kontraktor lokal yang berasal dari wilayah Kecamatan Lelak, Manggarai.

Anus mengatakan, dirinya pernah diminta untuk membayar uang senilai Rp50 juta kepada istri Bupati Manggarai Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit demi bisa mengakses sejumlah proyek.

Namun, proses pembayaran uang senilai Rp50 juta itu pun mesti memakai sejumlah kode agar tidak diketahui banyak pihak. Kode yang digunakan adalah “Kemiri 50 kg”.

Demi mendapatkan proyek, Anus kemudian menjalankan kewajibannya yakni menyetor uang senilai Rp50 juta ke Toko Monas, tempat usaha dari istri nomor satu di Kabupaten Manggarai itu.

“Kalau sampai di toko tersebut, kita tinggal masuk dan sampaikan, saya antar kemiri 50 kilogram, artinya saya mengantar dan sudah stor uang Rp50.000.000,00,” ujar Anus.

Dalam perjalanan, proyek yang dijanjikan pun tidak jelas. Sang kontraktor akhirnya terpaksa mengambil langkah desakan kepada THL tersebut untuk mengembalikan uang senilai Rp50 juta yang telah diserahkan.

Berkat upayanya itu, uang pun berhasil dikembalikan  melalui transfer sebanyak tiga kali pada 13 Agustus 2022 yang lalu. Pada transfer pertama, jumlah uang yang ditransfer sebanyak Rp30 juta disusul dengan transfer berikutnya masing-masing senilai Rp10 juta.

Tidak hanya itu, Anus juga mengisahkan bahwa dirinya pernah disuruh untuk bertemu dengan Tomi Ngocung yang merupakan kaka ipar Meldy dan Wily Kengkeng sebagai Ketua Tim Pemenangan dulu.

“Saya sempat disuruh THL itu bertemu dengan WK dan TG, hanya saya bingung ketemu untuk apa terus dengan mereka. WK dan TG ini yang tukang bagi proyek di Manggarai ini pak,” katanya.

“Semua orang kenal WK dan TN itu pak, sekarang mereka kerja proyek DAK dengan pagu puluhan milyar di Manggarai,” lanjutnya.

Terpisah, media ini mencoba mendatangi kantor kerja dari Rio Senta yakni Dinas PUPR Manggarai untuk meminta klarifikasi. Namun, yang bersangkutan dikabarkan tidak masuk kantor.

Walau demikian, informasi tentang dugaan penyuapan tersebut sudah sampai di telinga kepala Dinas PUPR Manggarai. Kadis tersebut bahkan sudah mengistruksikan untuk menerbitkan surat panggilan kepada Rio Senta.

“Kebetulan Pak Kadis juga baru tahu kejadiannya, tadi malam saya langsung ditelepon oleh Pak Kadis untuk membuat surat panggilan menghadap untuk mengklarifikasi terkait informasi yang beredar sekarang,” jelas Handrianus Rendang, Kasubag Kepegawaian Dinas PUPR Manggarai, Kamis (01/09/2022) siang.

Pada kesempatan berbeda, Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit enggan memberikan klarifikasi terkait pengakuan kontraktor yang pernah menyerahkan uang senilai Rp50 juta ke istrinya melalui tangan THL. Ia hanya menyarankan untuk menanyakan itu ke kontraktor yang bersangkutan.

“Silakan tanya dia (kontraktor) to?” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Nabit juga tidak ingin dilibatkan dalam permainan  THL tersebut karena namanya tidak dicatut dalam dugaan penyuapan tersebut.

“Memangnya ada nama saya, tidak toh?” sambung Bupati Nabit.

“Kalau berkaitan dengan THL maka kepala dinas yang periksa THL-nya toh,” tuturnya.

Media ini juga telah berupaya mendatangi kantor PKK Manggarai untuk meminta tanggapan dari istri orang satu di kabupaten itu. Yang bersangkutan sedang ada agenda pertemuan sehingga tidak bisa memberikan keterangan kepada wartawan. [VoN]

Dekranasda Kabupaten Manggarai Hery Nabit Herybertus G.L. Nabit Herybertus Nabit Manggarai Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit
Previous ArticleKBPM UKAW Kupang Latih Gunakan Aplikasi Lamikro di Oesao
Next Article Juarai Miss Interglobal Indonesia 2022, Intan Devita: Banyak Tantangan yang Dihadapi

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.