Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Bahas Kasus Human Trafficking, ZHTN Bertemu Kardinal Indonesia
Human Trafficking NTT

Bahas Kasus Human Trafficking, ZHTN Bertemu Kardinal Indonesia

By Redaksi28 Desember 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para anggota Komunitas ZHTN pose berasama usai beraudiensi dengan Kardinal Indonesia, Mgr. Ignatius Suharyo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Komunitas Zero Human Trafficking Network (ZHTN) bertemu Kardinal Indonesia, Mgr. Ignatius Suharyo, belum lama ini. Mereka bertemu untuk membahas beragam kasus human trafficking atau perdagangan orang di Tanah Air.

Mereka yang tergabung dalam Komunitas ZHTN antara lain; Pdt. Elga Sarapung (Interfidei), Sr Irene, OSU (Talithakum Indonesia/Jakarta), Sr Genoveva, SSpS (Vivat Indonesia), Kang Rosidin (Fahmina Institute Cirebon), Gabriel Goa (Padma Indonesia) dan Sonya Helen Sinombor (Kompas).

“Janji Bapa Kardinal untuk sampaikan (imbauan akan bahaya human trafficking) dalam pesan Natal terwujud dan akan dilanjutkan untuk Surat Prapaskah 2023,” ujar Gabriel Goa, salah satu anggota Komunitas ZHTN kepada VoxNtt.com, Rabu (28/12/2022).

Dalam pertemuan tersebut, kata Gabriel, Mgr. Ignatius meminta Komunitas ZHTN untuk aktif melakukan advokasi atas beragam kasus human trafficking.

Mgr. Ignatius juga meminta untuk memasukan data-data dan informasi terkini terkait kasus human trafficking.

Merespons permintaan ini, Komunitas ZHTN melalui Sonya Helen Sinombor (Kompas) sudah membagikan data dan informasi terkini seputar kasus human trafficking kepada Kardinal.

“Bapa Kardinal juga meminta kita untuk lobi para pemuka agama dan aliran kepercayaan untuk ikut bersama menyuarakan Indonesia darurat human trafficking,”  kata Gabriel.

Menurut dia, konsolidasi bersama untuk melawan praktik human trafficking penting dilakukan agar
bisa mempengaruhi Presiden Joko Widodo untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Justice Collaborator Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kemudian, mempengaruhi DPR RI agar segera merevisi UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan terbentuknya Badan Nasional Penanggulangan TPPO pengganti Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO yang dinilai belum optimal.

Hal tersebut karena ada ego sektoral dan tidak adanya anggaran khusus dari APBN untuk pencegahan dan penanganan TPPO.

“Selanjutnya, segera membentuk ZHTN di provinsi-provinsi kantong migrasi non prosedural rentan human trafficking dengan tugas khusus pencegahan dan penanganan TPPO di daerah, serta berjejaring dengan ZHTN Nasional dan Internasional,” tutup Gabriel.

Penulis: Ardy Abba

Gabriel Goa HumanTrafficking Komunitas ZHTN
Previous ArticleBohir dan Panggung Belakang Politik
Next Article Alasan Angelo Wake Kako Kembali Maju sebagai Balon DPD RI

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.