Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Air di SPAM Wae Mese Labuan Bajo Diduga Tercemar Limbah Oli, Polisi Lakukan Penyelidikan
HUKUM DAN KEAMANAN

Air di SPAM Wae Mese Labuan Bajo Diduga Tercemar Limbah Oli, Polisi Lakukan Penyelidikan

By Redaksi10 Maret 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Komodo AKP Ivans Drajat bersama Direktur PDAM Wae Mbeliling Aurelius Endo saat melihat kadar air di SPAM Wae Mese Labuan Bajo (Dokumen Polsek Komodo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Saluran air baku di sekitar Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Wae Mese diduga tercemar limbah oli.

Kejadian ini baru diketahui setelah dilakukan pengecekan terhadap air yang akan diproduksi di Laboratorium produksi pada Kamis (09/03/2023) malam sekitar pukul 23.30 Wita dan diduga dilakukan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Atas adanya dugaan pencemaran ini, produksi air bersih di SPAM Wae Mese dihentikan. Hal itu dikarenakan kadar timbal melebihi ambang maksimal yang dipersyaratkan oleh Dinas Kesehatan.

Dirut PDAM Wae Mbeliling Aurelius Endo mengungkapkan Air Sungai Wae Mese tercemar diduga adanya oli bekas pengerjaan proyek tambang oleh salah satu perusahaan yang dibuang ke sungai. Akibat pencemaran tersebut menimbulkan bau menyengat, air berbusa dan berminyak.

“Pencemaran sudah terjadi dari hulu sungai Wae Mese. Akibat adanya dugaan pencemaran ini berdampak pada terganggunya pelayanan distribusi kepada pelanggan PDAM Wae Mbeliling Manggarai Barat,” ungkapnya.

PDAM Wae Mbeliling Manggarai Barat telah berupaya semaksimal mungkin agar dapat meminimalisasi gangguan yang terjadi akibat dugaan pencemaran ini.

“Semoga dugaan pencemaran ini segera dapat diatasi mulai dari hulu sehingga pelayanan PDAM Wae Mbeliling dapat kembali normal. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dalam kondisi ini,” harap Aurelius.

Aurelius juga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Komodo Polres Manggarai Barat. Laporan tersebut telah diterima langsung oleh Kapolsek Komodo, AKP Ivans Drajat, S.I.K.

“Kami melaporkan kejadian ini karena oli yang mencemari saluran air Sungai Wae Mese terkesan dilakukan dengan sengaja dan saya bersama Bapak Kapolsek Komodo turun mengecek langsung kondisi air tersebut di SPAM Wae Mese,” tegas Aurelius.

Berdasarkan laporan tersebut Kapolsek Komodo, AKP Ivans Drajat bersama personel langsung melakukan pemeriksaan dan pengecekan ke lokasi bersama-sama dengan Dirut PDAM Wae Mbeliling.

AKP Ivans mengatakan, pihaknya sementara menyelidiki terkait laporan tersebut.

“Jika memang ada ditemukan bukti faktor kesengajaan maka kami akan memproses lebih lanjut. Ini dilakukan supaya tidak ada lagi masyarakat ataupun perusahaan yang berbuat demikian karena akan membahayakan orang banyak dan pastinya air baku ini tidak bisa diproduksi oleh SPAM PDAM Wae Mbeliling karena tidak sesuai kadar,” jelas Kapolsek Ivans.

Kondisi terkini, bahwa kondisi air baku belum bisa dilakukan produksi dan pihak PDAM Wae Mbeliling pun sedang melakukan pengurasan sekaligus pembersihan di tempat penampungan SPAM Wae Mese yang tercemar limbah oli agar pelayanan distribusi air bersih dapat kembali digunakan seperti biasa oleh pelanggan PDAM Wae Mbeliling.

“Saya juga mengimbau agar menghentikan semantara proses filtrasi ke penampungan dan menguras kembali tempat penampungan serta mengimbau agar dalam proses produksi nantinya pastikan betul-betul air tersebut bersih dan tidak terkontaminasi sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PDAM Wae Mbeliling
Previous ArticlePT Flobamor Benahi Fasilitas Jalur Trekking Pulau Padar
Next Article KPK RI Diduga Kuat Melanggar HAM dan Abaikan Pemenuhan Hak atas Kesehatan Lukas Enembe

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.