Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Berdamai dengan Kubangan
Sastra

Berdamai dengan Kubangan

By Redaksi15 April 20231 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Fortunatus Hamsah Manah

Di punggung bukit  Golomori
Di suatu senja yang hitam kelam
Angin sepoi basah, Menyapa lembut kulit wajah
Lelaki tua renta

Ia duduk termenung
Di bawah pohon lontar nan rindang
Menikmati senja yang berangsur-angsur hilang
Bagai hilang termakan zaman

Dengan sebatang rokok di tangan
Sesekali ia mengisap kepulan asap
Dengan tarikan nafas yang dalam
Sedalam kenangannya akan tanah itu

Pandangannya pun melekat
Tenggelam jauh pada suatu masa
Di mana ia pernah berdendang
Sembari duduk di atas punggung kerbau yang berkubang

Kubangan lumpur pekat itu
Kini digadai dengan seonggok rupiah
Dendangan masa kecilnya pergi
Berganti tangis di senja kala

Ia pun menyesali masa tuanya
yang hitam kelam
Penuh laknat dan noktah

Lelaki tua itu pun terus duduk
Menerawang jauh pada setiap kuluman rindu
Rindu akan setiap kepingan kisah
Masa kecilnya yang selalu ceria

Hamparan kubangan di tengah sabana Golomori
Seolah mengajaknya kembali berdendang
Ia pun rindu pada kerbau tambun
Yang selalu berdamai dengan kubangan

Ruteng, 16 April 2023

Fortunatus Hamsah Manah
Previous ArticlePKN Sebut PT WIKA Sumber Kegaduhan di Labuan Bajo
Next Article Pemanfaatan Digital dan Pentingnya Tugas Kontrol Orangtua

Related Posts

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.