Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Hadir di Labuan Bajo, Deja’vu 2.0 Tawarkan Tempat Hangout Bersama Keluarga
Ekbis

Hadir di Labuan Bajo, Deja’vu 2.0 Tawarkan Tempat Hangout Bersama Keluarga

By Redaksi9 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Deja'vu 2.0 Labuan Bajo kini hadir di Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Deja’vu 2.0 kini hadir di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) NTT. Deja’vu 2.0 menawarkan tempat hangout bersama keluarga.

Founder Deja’vu 2.0 Johnson Sihombing mengatakan, Deja’vu 2.0 hadir dengan tempat yang sangat strategis di jalan Soekarno Hatta Labuan Bajo dengan pemandangan laut dan sunset.

“Kita punya tempat yang posisinya tepat berada di Marina Waterfront yang memang pemandangannya paling utamanya adalah laut dan Sunset,” ungkap Jhonson.

Jhonson menjelaskan, konsep yang mereka tawarkan adalah tempat hangout untuk santai dengan hiburan.

“Konsepnya tempat kita untuk hangout untuk santai lebih bersifat Entertainment hiburan sedikit, duduk santai untuk tamu dan wisatawan dan juga untuk penduduk masyarakat Labuan Bajo,” jelasnya.

Deja’vu 2.0 Labuan Bajo sendiri buka setiap harinya dari pukul 05.00 Wita sampai 00.00 Wita.

Jhonson menjelaskan, nama Deja’vu 2.0 hadir di Labuan Bajo merupakan brand yang telah ada 20 tahun yang lalu. Deja’vu 2.0 merupakan tempat kedua yang di Labuan Bajo setelah Bali.

“Nama Deja’vu ini memang brand yang sudah kita punya sejak 20 tahun yang lalu di Bali. Kenapa kita bilang Deja’vu 2.0 karena ini Deja’vu yang kedua,” ujar pengusaha asal Medan itu.

Selain tempat hangout dan hiburan, Deja’vu 2.0 Labuan Bajo juga menawarkan hotel dan restoran.

“Jadi kita memadukan antara hotel juga dengan sedikit hiburan nantinya Kita akan punya restoran 700 meter di lantai 2 yang belum kita mulai tapi segera setelah ini kita akan mulai. Selain itu kita juga punya 20 kamar hotel,” jelasnya.

Jhonson menjelaskan, 98% pegawai yang berkerja di Deja’vu 2.0 adalah putra putri daerah.

“Itu tidak usah ditetapkan oleh pemerintah, pengusaha yang berinvestasi di Labuan Bajo harus pendukung putra-putri di daerah sini untuk lebih maju hanya semuanya butuh waktu pengalaman dan jam terbang,” tutupnya

Penulis: Sello Jome

Deja'vu 2.0 Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleHadapi Banding Pemda Manggarai, Pihak Arifin Manasa Siap Ajukan Kontra Memori
Next Article Kala Pemkab Manggarai Disebut Tidak Manusiawi hingga Dituntut Ganti Rugi 21 Miliar

Related Posts

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Camat Welak Prioritaskan Penanganan ODGJ

29 Juli 2026
Terkini

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.