Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Akibat Banjir, 230 KK di Golo Sepang Dilaporkan Kehilangan Harta Benda
NTT NEWS

Akibat Banjir, 230 KK di Golo Sepang Dilaporkan Kehilangan Harta Benda

By Redaksi1 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dua warga Terang,Desa Golo Sepang, Ahmad Burhan dan Coni
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Boleng khususnya Kampung Terang, Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang terjadi pada Minggu, 26 Maret 2017 lalu menyebabkan 230 Kepala Keluarga (KK) kehilangan harta benda.

Dua warga Terang, Desa Golo Sepang,  Ahmad Burhan dan Coni kepada VoxNtt.com di Labuan Bajo, Sabtu (1/4/2017) mengatakan hujan deras pada Minggu, 26 Maret 2017 lalu itu menyebabkan air setinggi 2 meter masuk di rumah warga.

Hujan yang mengguyur sejak siang sampai Pukul 23.00 Wita menyebabkan beras, barang kios, kambing, televisi, kayu balok, perabotan dapur, dokumen ijazah, pukat dan  sampan hanyut terbawa banjir.

Tak hanya itu, dokumen sekolah MI Al-Munawwarah, dokumen sekolah Mts Al-Arsy, dokumen sekolah SMA Muhamadya, ratusan  semen untuk masjid Al-Munawwarah dan Masjid dusun Dua juga ikut hanyut terbawa banjir.

“Rata-rata kerugian yang dialami masing-masing keluarga mencapai Rp 500 Ribu-Rp 3 Juta,” tutur Ahmad Burhan.

Atas perstiwa banjir yang menimpa 230 KK itu, pihaknya sudah melapor kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar.

“Seluruh laporan bencana sudah kami laporkan ke Dinas Sosial, Badan penanggulangan bencana, DPRD Mabar dan Bupati Mabar,” tutur Ahmad.

Dia berharap agar Pemkab Mabar memberi bantuan beras, sembako dan pakaian kepada masyarakat Terang yang menjadi korban banjir itu. (Gerasimo Satria/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleVoxNtt.com Beri Pelatihan Jurnalistik Kepada Anggota PMKRI Nagekeo
Next Article Kabar HOAX Jelang Pilgub NTT (Editorial)

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.