Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Kupang akan Dibangun Jadi Kota Modern Kalau Amin Terpilih
Pilkada

Kupang akan Dibangun Jadi Kota Modern Kalau Amin Terpilih

By Redaksi1 Februari 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Thomas Lembong, Wakil TKN Anies-Muahimin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Wakil Tim Nasional Pasangan Calon Presiden Anies Baswedan dan Wapres Muahimin Iskandar Thomas Lembong memaparkan program unggulan yakni membangun sebanyak 40 kota modern jika kandidat ini menang.

Tom Lembong menyebut Kupang merupakan salah satu kota yang juga akan turut diubah menjadi kota modern.

Meskipun pernah menjabat menteri di masa pemerintahan Jokowi, Tom mengaku mengetahui segala keberhasilan dan kegagalan.

“Tema utama kampanya Anis Muahimin adalah pemerataan. Saya dulu pernah menjadi bagian dari pemerintahan di periode pertama presiden,” ujar Tom di La Moringa Cafe,  Rabu (30/1/2024) siang.

“Saya tahu betul bagian mana yang berhasil dan yang tidak berhasil. Bagaimana soal lapangan  pekerjaan, harga produk tani,” ujar Tom.

Fokus pembangunan yang selama ini dibuat, menurut Tom, kurang fokus pada sektor yang lebih bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jadi, kenapa kondisi kira berubah banyak dalam 5-10 tahun terkahir. Karena fokus kita selama ini kepada investasi. Bukan ke pertanian, nelayan, perikanan atau pabrik tekstil dan mebel. Tapi ke tambang, infrastruktur. Proyek proyek mercusuar yang nilainya ratusan miliar. Sejauh ini ekonomi kita dikuasi oleh  segelintir orang saja,” katanya.

Menurutnya, pasangan Anis-Muhaimin bermaksud merubah semua ini. Ini jelas strategi ekonomi yang gagal. Tujuannya memperkaya segelintir orang.

“Kita harus geser sektor tersebut ke sektor yang mayoritas populasi kita bergerak. Sektor jasa, semua jasa pendidikan, keuangan, rumah sakit, perbankan, keuangan tidak diperhatikan,” papar Tom.

Menurutnya, kalau mau menciptakan lapangan kerja maka sektor tersebut yang akan dibangun.

Soal program bangun 40 kota modern, menurutnya, berawal dari ketidaknyamanan terhadap proyek ibu kota nusantara (IKN). Di mana rencana pemerintah menggelontorkan 476 triliun, hanya untuk memindahkan 2 juta penduduk di tahun 2045.

“Apakah itu masuk akal di saat masyarakat luas menderita harga pangan yang tinggi, lapangan kerja yang tidak stabil dan masih berjuang dengan penghasilan yang tidak stabil,” ujarnya.

“Uang itu jauh lebih baik dipakai untuk kota-kota yang ada,” sambungnya.

Menurut Tom, anggaran yang dipakai untuk membangun kota modern itu tidak sebesar yang dipakai untuk membangun IKN.

“Kita harus perkuat ekonomi perkotaan, penciptaan lapangan kerja dan perumahan layak bagi warga kita,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, dirinya memamerkan desain Kota Kupang yang direncanakan akan dirubah menjadi salah satu kota modern oleh pasangan Anies dan Muhaimin.

Kota Kupang, dalam penjelasan Tom, akan dibangun dengan fasilitas yang memadai mulai dari transportasi, tempat penjualan ikan, pasar, tempat wisata hingga pertanian agrikuktur yang menunjang.

Penulis: Ronis Natom

Anies Baswedan Anies-Muahimin Kota Kupang Muahimin Iskandar Thomas Lembong
Previous ArticleSiap Bertarung di Pilgub NTT, Orias Moedak dan Sebas Salang Komit Kembangkan Potensi dan Penataan Birokrasi
Next Article Klaim Dekat dengan Bupati Hery Nabit yang Bisa Akses Bantuan, Puluhan Warga di Kota Ruteng Diduga Terkena Tipu

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.