Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Uskup Agung Jakarta Dukung Upaya Penyelamatan Korban Human Trafficking di NTT
Human Trafficking NTT

Uskup Agung Jakarta Dukung Upaya Penyelamatan Korban Human Trafficking di NTT

By Redaksi16 Maret 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo saat menerima kunjungan Badan Pengurus Pusat Yayasan Ignatius Joseph Kasimo dan Panitia Bakti Sosial Pengobatan Semana Santa di Wisma Keuskupan Agung Jakarta, Sabtu (16/3/2024) (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo mendukung upaya penyelamatan korban perdagangan orang atau human trafficking di Provinsi NTT.

Dukungan tersebut disampaikan Ignatius saat menerima kunjungan Badan Pengurus Pusat Yayasan Ignatius Joseph Kasimo dan Panitia Bakti Sosial Pengobatan Semana Santa di Wisma Keuskupan Agung Jakarta, Sabtu (16/3/2024)

Ia mengharapkan buah dari kegiatan bakti sosial ini bisa menjalin kolaborasi bersama antara Yayasan I.J.Kasimo, Padma Indonesia, Keuskupan Larantuka, dan pemerintah daerah untuk serius menyelamatkan para korban human trafficking dan perbudakan modern.

Ketua umum Yayasan I.J. Kasimo Joseph Belawa Liwun dan Padma Indonesia Gabriel Goa Ketua dewan Pembina Padma Indonesia siap menindaklanjuti harapan Uskup Agung Jakarta.

Yoseph tetap mengharapkan dukungan dari Uskup Agung Jakarta untuk menyelamatkan para korban human trafficking di NTT khususnya Lamaholot.

“Mengingat Bapak Kardinal adalah wakil Paus Fransiskus yang sangat gigih membela korban human trafficking yang di injak-injak harkat dan martabat mereka,” katanya.

Berdasarkan data Pemprov NTT pada semester I tahun 2023, setidaknya 185 orang menjadi korban human trafficking. Rinciannya; perempuan 39 orang dan laki-laki 146 orang.

Kemudian Polda NTT mencatat sejak Januari hingga Agustus 2023, korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di NTT mencapai 256 orang. Pada proses penanganannya, kepolisian telah menetapkan 52 tersangka.

Sementara Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kupang mencatat selama 2023 terdapat 143 orang pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Provinsi NTT meninggal dunia di luar negeri.

Penulis: Sello Jome

Human Trafficking
Previous ArticleBildad Thonak Dialog dan Buka Puasa Bersama Pengurus Pemuda Muhammadyah NTT
Next Article Buku Malu Aiba’a Karya Pastor Benediktus Mali, SVD

Related Posts

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

FP NTT Sebut Kunjungan ke Sumba Sosialisasi PMI, Kapolres Sumba Barat Membantah

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.