Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Rutin Jalan Keliling ‘Belanja Masalah’, Melki Laka Lena Rela Mundur dari DPR RI Demi Benahi NTT
Pilkada

Rutin Jalan Keliling ‘Belanja Masalah’, Melki Laka Lena Rela Mundur dari DPR RI Demi Benahi NTT

By Redaksi12 Oktober 20243 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Melki Laka Lena saat tatap muka terbatas bersama masyarakat di Desa Lamboya, Kecamatan Tanah Riwu, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (10/10/2024) siang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sumba, Vox NTT – Calon gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang berpasangan dengan Johanis Asadoma (Melki-Johni) sebenarnya terpilih kembali menjadi anggota DPR RI dari Dapil NTT II pada Pileg Februari lalu. Perolehan suara Melki Laka Lena tinggi bukan main.

Tercatat ada 95.138 suara pribadinya dari total perolehan suara Golkar yang adalah kendaraan politiknya menuju Senayan, yakni sebanyak 251.031 suara.

Sejak lama Melki Laka Lena mengelilingi NTT untuk ‘berbelanja masalah’, hal yang diklaim Lazarus  Jaga Lede Wula sebagai titik awal bagi Wakil Ketua DPP Golkar itu memutuskan untuk maju di Pilgub NTT 2024.

Lazarus adalah anggota DPRD Sumba Barat Fraksi Partai Golkar. Menurun dia, Melki rutin menemui masyarakat akar rumput di NTT untuk ‘berbelanja masalah’.

“Selama mengelilingi NTT, dia temukan banyak sekali masalah yang perlu ditangani. Sehingga dia rela mundur dari DPR RI hanya untuk membenahi persoalan yang ada di NTT,” ujar Lazarus saat tatap muka terbatas bersama masyarakat di Desa Lamboya, Kecamatan Tanah Riwu, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (10/10/2024) siang.

Harus Pilih Pemimpin yang Punya Akses ke Pusat

Tokoh masyarakat Manggarai yang juga mantan birokrat Provinsi NTT, Aloysius Min meminta masyarakat bijak memilih calon gubernur dan wakil gubernur NTT pada pilkada 27 November 2024.

“Harus jeli memilih pemimpin yang punya akses dengan pemerintah pusat sehingga akses anggaran itu lebih mudah. Apa artinya program yang bagus tetapi tidak punya akses ke pemerintah pusat,” kata Aloysius saat kampanye Melki-Johni di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (12/10/2024) petang.

“Kalau tidak punya akses ke pusat, bagaimana program itu dieksekusi?” tukas mantan aktivitas PMKRI Cabang Kupang itu.

Menurut Aloysius, banyak program yang mau diimplementasikan oleh Melki-Johni NTT seperti program vokasi yang langsung mendapat sambutan baik di masyarakat yakni pendidikan vokasi seperti sekolah kopi dan hilirisasi. Ada juga balai latihan kerja sudah digagas oleh Melki Laka Lena untuk membuka lapangan kerja di NTT.

Aloysius juga mengingatkan, NTT adalah provinsi termiskin ke-3 di Indonesia. Hal ini tentu saja membutuhkan gubernur dan wakil gubernur yang memiliki akses langsung ke pusat pemerintahan di Jakarta. Dengan demikian, akses terhadap dana DAU dan DAK menjadi lebih mudah.

“Melki-Johni juga sedang mendesain standar pelayanan minimal karena akan berpengaruh terhadap alokasi dana DAU,” ujarnya.

Aloysius mengatakan, pada tahun 2028, NTT dan
NTB menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) yang membutuhkan biaya yang sangat besar,

“PON akan berdampak pada pertumbuhan dan peningkatan ekonomi, bagaimana mungkin terwujud kalau pemimpinnya tidak punya akses ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Beri Penghargaan ke Masyarakat Sumba

Lazarus menegaskan, Melki Laka Lena memberikan penghargaan yang besar bagi masyarakat Sumba. Melki rela meninggalkan kemapanannya demi mengurus langsung persoalan yang dialami masyarakat.

Tidak hanya itu, kata Lazarus, Melki digantikan oleh orang Sumba menjadi Anggota DPR RI, yakni Umbu Rudi Kabunang.

“Jadi kita harus berterima kasih kepada pak Melki, karena dia mundur, sekarang kita orang Sumba sudah punya wakil di Senayan,” jelasnya.

Sebagai wujud terima kasih untuk Melki Laka Lena, Lazarus meminta seluruh masyarakat Sumba untuk bersatu mendukung Paket Melki-Johni di kontestasi Pilgub NTT.

“Kita harus support pak Melki lewat doa dan dukungan untuk Paket Melki-Johni di tanggal 27 November nanti. Mari kita dukung,” tandasnya.

Anggota DPR RI, Umbu Rudi Kabunang mengatakan, masyarakat Sumba harus manftaakan posisinya sebagai wakil rakyat di Senayan.

“Sehingga sangat penting kita dukung pak Melki jadi gubernur NTT supaya hubungan dan komunikasi antara provinsi, kabupaten dan pusat itu tidak terputus,” terangnya.

Rudi juga mengucapkan terima kasih untuk Melki Laka Lena karena sudah memberikan penghargaan untuk seluruh masyarakat Sumba.

“Karena pak Melki mundur, maka kita orang Sumba bisa punya wakil di Senayan. Jadi mari kita satukan harapan untuk mendukung Paket Melki-Johni di Pilgub nanti,” tandasnya. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Melki Laka Lena Pilgub NTT Pilgub NTT 2024
Previous ArticleTokoh Manggarai Tegaskan Hanya Melki-Johni yang Punya Akses ke Pusat
Next Article Debat Kandidat Pilkada Manggarai Hanya Dilaksanakan Satu Kali, Bisa Dua Kali Tergantung Dana

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Belanja Pegawai NTT Tembus 40 Persen, Gubernur dan Kepala Daerah Siap Lobi Tiga Kementerian

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.