Kupang, VoxNTT.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kosmas D. Lana menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT. Penegasan tersebut disampaikan Kosmas saat memimpin Apel Kesadaran ASN yang berlangsung di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Selasa pagi 17 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ASN dan sebanyak 1.380 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang baru bergabung. “Sudah menjadi kewajiban kita sebagai ASN untuk melayani masyarakat dengan disiplin dan profesional. Disiplin berarti tertib waktu dan tertib dalam menyelesaikan tugas sesuai tanggung jawab,” ujar Kosmas dalam amanatnya.…
Penulis: Redaksi
Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Guru hebat adalah pendidik dan pengajar yang tidak hanya unggul dalam kompetensi profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. Dengan guru-guru yang sejahtera, terlindungi secara hukum, serta sehat secara mental dan emosional, proses pendidikan berjalan dengan penuh makna dan keteladanan. Sekolah bermartabat lahir dari ekosistem yang menghargai peran guru sebagai pilar utama dalam membentuk karakter dan iman peserta didik. Kompetensi guru mencakup kemampuan profesional dan pedagogis yang terus dikembangkan agar mampu menghadirkan pembelajaran efektif dan inspiratif. Kesejahteraan guru meliputi pemenuhan kebutuhan materi, jaminan sosial, serta…
Oleh: Yosef Valdo Leso Mahasiswa semester II IFTK Ledalero Salah satu fenomena yang mewarnai transformasi global sejak abad ke-20 hingga saat ini adalah meningkatnya tuntutan terhadap demokrasi, khususnya di negara-negara berkembang. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa demokrasi merupakan sistem yang mampu menjamin keteraturan publik sekaligus mendorong transformasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya menuju struktur yang lebih ideal—lebih manusiawi, egaliter, dan berkeadilan (Umaridin Masdar, 1999). Demokrasi adalah sistem politik yang paling diminati oleh masyarakat karena dianggap mampu membawa perubahan kompleks dalam tatanan kehidupan. Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi. Secara etimologis, demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu…
Oleh: Yosef Valdo Leso “Aku bersetubuh dengan buku-bukan dengan tubuh tapi dengan jiwa” Langit sudah mulai jingga, gelapun perlahan tiba. Sunyi menyelimuti jiwa. Aku dan seutas kertas tak lagi bersahabat. Dia berpaling muka dari pada ku, seketika aku lagi asyik berskrol layar handphone, jemari begitu lincah untuk mengusap wajah handphone. Perlahan semesta menghantuiku dengan kecemasan, sekita aku tak lagi bercinta dengan buku. Semesta adalah jiwa bagi kucinta adalah roh bagi tubuhku. Jemari perlahan menjamah tubuhnya dan hati yang ditemani akal mencoba merayu dia agar cemburunya tidak larut malam. Aku telanjang bersama dia, diatas meja yang dilapisi kain kafan. Mataku tak…
Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Love of learning dan deep learning mencerminkan sikap “kasmaran belajar” di mana otak secara alami terpacu oleh rasa ingin tahu, emosi positif, dan keterlibatan mendalam yang memperkuat koneksi saraf melalui neuroplastisitas. Ketika seseorang jatuh cinta pada proses belajar, otak melepaskan dopamin yang meningkatkan motivasi, fokus, dan daya ingat, menjadikan pembelajaran bukan beban, melainkan pengalaman yang menyenangkan dan transformatif. Love of learning sangat penting sebagai dasar deep learning karena cara otak bekerja paling efektif saat dipicu oleh rasa ingin tahu, keterlibatan emosional, dan motivasi intrinsik. Proses ini memperkuat jalur neurologis…
Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Ruang belajar di sekolah disebut ruang kelas karena secara historis dan struktural, tempat ini dirancang sebagai wadah formal untuk proses belajar-mengajar antara guru dan siswa dalam satu kelompok (class). Sebutan “kelas” menandakan adanya komunitas belajar yang terorganisasi berdasarkan jenjang, kurikulum, dan tujuan pendidikan tertentu yang berlangsung dalam ruang fisik tersebut. Konsep Classroom of the Elite, sebagaimana digambarkan oleh Kinugasa Shougo dalam seri novelnya, adalah gambaran sistem pendidikan fiktif yang sangat kompetitif, di mana siswa ditempatkan dalam hirarki sosial dan akademik berdasarkan nilai, kepatuhan, dan manipulasi sistem. Sekolah ini…
Jakarta, VoxNTT.com – Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia, Gabriel Goa, mendesak Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk segera mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di Letekonda guna melayani calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Tana Humba. Menurut Gabriel, Tana Humba merupakan salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang rawan terhadap praktik perdagangan orang atau human trafficking dan migrasi ilegal. Ia menyoroti bahwa meskipun terdapat BLK dan LTSA di Letekonda sebagai pilot program dari pemerintah pusat, keduanya belum berfungsi secara maksimal. “Fakta membuktikan bahwa di Pulau Sumba sudah…
Oleh: Pater Darmin Mbula, OFM Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Humanisasi lingkungan merupakan proses memanusiakan kembali hubungan antara manusia dan lingkungannya dengan menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, serta harmoni terhadap alam. Dalam konteks kebahagiaan berkelanjutan, humanisasi lingkungan menekankan bahwa kesejahteraan manusia tidak hanya diukur dari aspek material, tetapi juga dari kualitas hidup yang selaras dengan alam. Dengan menciptakan lingkungan yang sehat, lestari, dan mendukung kehidupan bersama, manusia dapat merasakan kebahagiaan yang lebih utuh dan berjangka panjang. Pendekatan ini mendorong pembangunan yang tidak merusak ekosistem, melibatkan partisipasi aktif masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberlanjutan lingkungan adalah fondasi utama bagi…
Oleh: Goldy Ogur Alumnus Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, NTT Proyek geotermal mulai dijalankan di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), disebabkan oleh pemerintah dan investor yang menegaskan bahwa itu merupakan wujud pembangunan berkelanjutan, energi bersih, dan jawaban atas krisis iklim. Namun masyarakat di sekitar wilayah tak henti-hentinya melakukan demonstrasi, penolakan, dan gugat. Tanah dan beserta masyarakat dirampas, dan dicaplok tanpa dialog. Apa yang disebut pembangunan berkelanjutan menurut pemerintah dan investor, bagi masyarakat adat bisa terasa sebagai bentuk perampasan. Di sinilah letak paradoks geotermal di NTT. Ilusi Janji Pembangunan Setiap kali sebuah proyek besar hadir dengan janji “pembangunan”,…
Oleh: Edi Danggur Hukum harus dinalarkan secara argumentatif. Begitulah semestinya cara kerja para ahli hukum, termasuk pengacara. Tidak boleh ada kesesatan atau fallacy dalam proses bernalar. Kesesatan dalam bernalar biasanya terjadi baik secara paralogis maupun sofisme. Paralogis berarti sejak awal memang si penulis tidak ada intensi negatif untuk menyesatkan orang lain. Maka orang tersebut patut dimaafkan. Ya, errare humanum est, berbuat salah itu manusiawi. Tetapi penalaran yang paling ditentang keras adalah sofisme. Ada kesengajaan: tahu bahwa penalaran itu bertentangan dengan kaidah-kaidah logika, tidak sahih, tidak valid, tetapi tetap saja ia menalarkannya. Salah satu jenis kesesatan dalam argumentasi hukum adalah argumentasi…
