Penulis: Redaksi

Oleh: Fortunatus Hamsah Manah Di punggung bukit  Golomori Di suatu senja yang hitam kelam Angin sepoi basah, Menyapa lembut kulit wajah Lelaki tua renta Ia duduk termenung Di bawah pohon lontar nan rindang Menikmati senja yang berangsur-angsur hilang Bagai hilang termakan zaman Dengan sebatang rokok di tangan Sesekali ia mengisap kepulan asap Dengan tarikan nafas yang dalam Sedalam kenangannya akan tanah itu Pandangannya pun melekat Tenggelam jauh pada suatu masa Di mana ia pernah berdendang Sembari duduk di atas punggung kerbau yang berkubang Kubangan lumpur pekat itu Kini digadai dengan seonggok rupiah Dendangan masa kecilnya pergi Berganti tangis di senja…

Read More