Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dua Tahun Tower Telkomsel Tak Aktif, Masyarakat Doreng Sikka Kecewa
Regional NTT

Dua Tahun Tower Telkomsel Tak Aktif, Masyarakat Doreng Sikka Kecewa

By Redaksi4 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Masyarakat dan kepala desa di Kecamatan Doreng, Sikka mengaku kecewa pada Telkomsel.

Pasalnya, sejak mulai dibangun 2 tahun silam, tower milik Telkomsel di Wukak Gahar, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Sikka belum juga diaktifkan.

Agnes Sikka, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi tower menuturkan tower tersebut mulai dibangun pada 28/8/2014.

“Masayarakat bilang kalau tidak aktif maka lebih baik ditumbangkan saja,” ujar Agnes kepada VoxNtt.Com belum lama ini di Maumere.

Lebih jauh menurut Agnes, Kepala Dusun Wukak Gahar, Roniyani Keytimu juga sudah beberapa kali mendatangi Kantor Telkomsel di Maumere untuk menyampaikan hal itu.

Pihak Telkomsel beralasan kesulitan listrik karena wilayah tersebut belum memiliki jaringan listrik.

“Meski demikian, beberapa saat kemudian Telkomsel mengantar beberapa mesin ke lokasi tower,” ungkap Agnes. 

Sementara itu, Kepala Desa Nenbura, Petrus Petu berharap tower tersebut bisa segera diaktifkan.

Menurut Petrus, bila tower tersebut diaktifkan maka akan sangat membantu pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya.

“Selama ini kalau mau komunikasi dengan orang Pemda, kami harus ke Habi Bola. Itu bukan hanya menghbiskan waktu tetapi juga biaya,” ungkapnya kepada VoxNtt.Com pada Kamis (2/3/2017) lalu di Maumere.

Senada dengan Petrus, Kepala Desa Waihawa, Vitalis Julianus menuntut Telkomsel agar segera memfungsikan tower di Wukak Gahar tersebut.

“Untuk apa dibangun kalau tower itu tidak berfungsi,” ujarnya pada Jumad (3/3/2017) via SMS.

Menurut Julianus, pihaknya selama ini kesulitan mengakses informasi karena ketiadaan jaringan telekomunikasi.

Apabila tower tersebut diktifkan maka problem komunikasi dan informasi masyarakat 7 desa di Kecamatan Doreng bisa teratasi.

“Segera diaktifkan. Jangan berikan harapan kosong pada masyarakat,” tegas dia. (Are de Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleTolak Hasil Pilkades, Warga Golo Rentung Sambangi DPRD Matim
Next Article Fraksi Golkar DPRD Mabar Serang Balik Fraksi PDI Perjuangan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.