Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Keluarga Kakek Martinus Masih Menunggu Iba Pemda TTU
Feature

Keluarga Kakek Martinus Masih Menunggu Iba Pemda TTU

By Redaksi10 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puing- puing rumah Martinus Nuni yang tersisa dari kabakaran
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Hingga kini, Martinus Nuni (70), seorang kakek asal Desa Oenbit, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hanya bisa pasrah menanggung penderitaan yang dialami bersama keluarganya.

Kakek Martinus dan keluarganya terpaksa harus melanglang buana ke rumah anaknya lantaran tempat tinggal mereka hangus terbakar pada 3 Maret 2017 lalu.  Seluruh isi rumahnya habis tak tersisa dilahap si jago merah.

Ketika ditemui VoxNtt.com di rumah anaknya,  Kamis (9/3/2017), kakek Martinus tak banyak bicara saat ditanya seputar peristiwa kebakaran tersebut. Bahkan, saking traumanya dengan insiden perih itu, kakek beranak tiga ini juga tidak menjawab saat ditanya nama dan umurnya.

Namun, dalam kesempatan tersebut anak kandung kakek Martinus, Emerensiana Usbaboy menceriterakan ulang kejadian naas yang menimpa rumah ayahnya.

Emerensiana mengaku, pada  Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 Wita ia mendapat  telepon dari kerabatnya. Saat handphonenya berdering Emerensiana lalu mengangkat dan mendapat kabar rumah orangtuanya terbakar.

“Jam 4 pagi saya dapat telepon dari om yang tinggal didekat rumah kalau bapak pu rumah terbakar,saya langsung lari sambil menangis karena pas malam itu bapak punya adik yang sementara sakit gangguan jiwa sendiri di itu rumah jadi saya pikir om terbakar di dalamnya,” kisah Emerensiana.

Dugaan sementara, lanjut dia, rumah orangtuanya   dibakar oleh adik kakek Martinus yang saat ini mengalami gangguan jiwa.

Emerensiana mengatakan, hingga kini kakek Martinus belum mendapat bantuan dari pihak manapun, baik dari pemerintah desa Oenbit maupun pemerintah kabupaten TTU.  Padahal, akibat kebakaran tersebut seluruh perabotan serta pakaian hangus terbakar.

Kepala Desa Oenbit, Marselus Taoe  ketika dikonfirmasi mengatakan, setelah kebakaran  pada 3 Maret lalu itu, ia langsung memerintahkan aparat untuk mengumpulkan kontribusi dari warga dusun II.  Dusun II ini merupakan tempat  kakek Martinus tinggal.

Namun sampai saat ini, kata dia, belum semua masyarakat mengumpulkan sumbangannya. Itu sebabnya, ia belum menyerahkan ke keluarga kakek Martinus.

Kades Marselinus menambahkan, pihaknya juga sudah membuat laporan lengkap ke Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU sejak satu minggu yang lalu.  Namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak BPBD.

“Laporan sudah kami masukkan ke BPBD hanya belum ada realisasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan,” ungkap kepala desa periode 2015- 2021 tersebut. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticleMaju Bupati Sikka, Stef Say Sarankan Nong Susar Ke DPRD Propinsi
Next Article Ungkap Dugaan Korupsi di RSUD Matim, Kejari Ruteng Kumpulkan Data

Related Posts

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.