Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Solareks Ingatkan Penegak Hukum Soal 3 Kasus di Sikka
NTT NEWS

Solareks Ingatkan Penegak Hukum Soal 3 Kasus di Sikka

By Redaksi8 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Mahasiswa Sikka yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Menolak Korupsi (Solareks) mengingatkan aparat penegak hukum di Sikka agar tidak mendiamkan 3 kasus korupsi di kabupaten itu.

Hal ini disampaikan Solareks dalam aksi long march pada di Maumere, Senin (8/5/2017).

Dalam pernyataan sikapnya, Solareks menilai selama ini ada sejumlah kasus yang belum terselesaikan di ataranya kasus korupsi Dana Bansos dan kasus korupsi Pasar Alok.

Solareks menilai pemindaan terhadap beberapa oknum tidak berarti kasus tersebut telah selesai.

“Mereka yang ditangkap dan telah dipenjara hanyalah aktor-aktor di bawa sementara aktor-aktor lainnya yang memiliki posisi lebih tinggi dibiarkan saja,” terang salah satu orator, Demy Henriques dalam orasinya.

Kasus lain yang disorot Solareks adalah dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Sikka sebagai mafia proyek Pokok Pikiran (Pokir).

Terkait hal itu Solareks menilai Gabungan Penguasaha Jasa Konstruksi (Gapensi) Sikka menyebarluaskan informasi secara tak bertanggungjawab.

Kepada VoxNtt.com di pelataran Polres Sikka, Koordinator Solareks, Nobertus Pora Dowa menuntut Gapensi Sikka agar meminta maaf kepada seluruh rakyat Sikka.

“Kami ingin agar Gapensi dilaporkan karena telah menyebarkan informasi yang tidak jelas, ” tegasnya.

Peserta aksi yang berjumlah puluhan orang tersebut mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Maumere dan Kepolisian Resort Sikka.

Mereka hanya membacakan pernyataan sikap mereka dan menyerahkannya kepada pimpinan kedua lembaga.

Kabag Ops Polres Sikka, AKP Ibrahim, SH yang menerima Solareks di halaman Polres Sikka menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi Solareks.

“Kami mengharapkan kerja sama dari kawan-kawan sekalian terutama terkait informasi,” terangnya. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleIni Sikap Dispar Mabar Terkait Masalah Agen Travel Wisata Liar di Labuan Bajo
Next Article Frans Lebu Raya Lupa Nilai Kontrak PT SIM Bangun Hotel di Pantai Pede

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.