Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kades Pasir Putih Lembata Usir Dua Oknum Penjual Obat Tanpa Identitas
HEADLINE

Kades Pasir Putih Lembata Usir Dua Oknum Penjual Obat Tanpa Identitas

By Redaksi24 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kades Pasir Putih, Isidorus Pasing Sura
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Lembata, Vox NTT – Kepala Desa Pasir Putih, kabupaten Lembata, Isodorus Pasing Sura mengusir dua perempuan tanpa identitas yang menjual obat dan melakukan pemeriksaan kesehatan di desanya.

Usia dua oknum penjual obat yang menawarkan pemeriksaan kesehatan ini, ditaksir sekitar 30 dan 40 tahun. Mereka diusir saat hendak melakukan penawaran obat dan pemeriksaan kesehatan di rumah Ia Jawang.

Kepada voxntt.com, Kamis (24/8/2017) Isodorus mengaku geram dengan tindakan dua oknum yang mengaku dari Makasar tersebut.

“Karena geram saya langsung usir mereka ade, jadi tidak sempat tanya nama mereka. Mereka hanya bilang dari Makasar. Saat saya tanyakan soal ijin pemeriksaan kepada kepala desa, mereka malah menipu saya bilang sudah ijin. Saat ditanyakan kepala desa nama siapa mereka malahan tidak tahu. Jadi langsung saya usir,” kata Iso.

Iso menjelaskan, setelah mengusir dua oknum perempuan itu dirinya langsung berkoordinasi dengan semua staf desa untuk memberitahukan kepada warga yang sudah terlanjur membeli obat, dan melakukan pemeriksaan supaya tidak mengonsumsi obat tanpa resep dari Puskesmas ataupun dari dokter.

“Saya tadi sempat ancam mereka. Kalau datang tidak jelas lagi saya langsung suruh Polisi tangkap,” tegasnya.

Pius Demon, sekretaris desa Pasir Putih membenarkan pengusiran yang dilakukan oleh kepala desa.

“Bersama aparat desa semua, tadi kami langsung juga berkoordinasi dan menginformasikan kejadian ini kepada teman-teman kepala desa se- kecamatan Nagawutung, untuk mengantisipasi kejadian seperti ini,” jelasnya. (Hengky Ola/VoN)

Lembata
Previous ArticleIni Peran Niko Sampur Versi Ketua OMS Desa Gulung
Next Article Jaksa Ajari Kades di Mabar untuk Gunakan Dana Desa

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.