Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Listrik Padam Empat Hari Akibat Longsor di Jejaraja Ende
HEADLINE

Listrik Padam Empat Hari Akibat Longsor di Jejaraja Ende

By Redaksi29 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabel listrik milik PT PLN putus setelah bencana longsor di Desa Riaraja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende (Foto : Ian Bala/Voxntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT- Longsor yang terjadi di Desa Jejaraja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, NTT Sabtu pekan lalu ikut mengakibatkan sejumlah jaringan listrik di desa itu mengalami kerusakan.

Tercatat ada empat tempat mengalami kerusakan, terutama kabel transmisi jaringan serta beberapa unit isolator yang rusak.

Pantauan Voxntt.com pada Selasa (28/11/2017) siang, sejumlah petugas PLN sedang memperbaiki jaringan kabel listrik.

Sedangkan sebagian petugas lain tengah memasang isolator di masing-masing tiang listrik.

“Ya, kalau cuaca baik bisa secepatnya bisa tersambung. Kita masih perbaiki,”ujar seorang petugas.

Sementara warga Jejaraja Bernadus Mengga mengaku, sudah empat hari wilayah setempat mengalami pemadaman listrik yang diakibatkan bencana alam tersebut.

Dia berharap agar pemasangan instalasi listrik bisa tersambung kembali untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari.

“Kami pakai pelita dan lilin. Tapi minyak tanah susah pak,”kata Bernadus di lokasi longsor.

Manager PLN Area Flores Bagian Barat, Firman Raharja, belum dapat dikonfirmasi Voxntt.com terkait bencana longsor di Jejaraja.***

Penulis : Ian Bala

Editpr: Boni J

Ende
Previous ArticleFakta Miris Tawuran Mahasiswa Undana dari Tahun ke Tahun
Next Article Badan Jalan Nangaba-Maukaro Tertutup Longsor

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.