Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dikabarkan Terjaring OTT, Direktur MMI Buka Suara
HEADLINE

Dikabarkan Terjaring OTT, Direktur MMI Buka Suara

By Redaksi14 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur MMI, Yus Mahu (Foto: Ano Parman/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Direktur Manggarai Multi Investasi (MMI) Yus Mahu akhirnya angkat bicara terkait kabar yang menyebutkan dirinya ikut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama Kasat Reskrim Polres Manggarai, Aldo Febrianto, Senin (11/12/2017).

Yus Mahu mengaku bahwa benar dia dan seorang stafnya ikut terjaring dalam OTT tersebut. Namun, uang yang diserahkan di ruangan Kasat Aldo saat itu bukan suap tapi atas dasar permintaan oknum anggota polisi.

“Mereka minta uang. Itu saja,” katanya kepada wartawan di halaman Kantor DPRD Manggarai, Kamis (14/12/2017).

Dia juga membenarkan jumlah uang yang diamankan oleh Tim Propam Polda NTT yang melaksanakan OTT saat itu.

“Ada 50 juta,” jelasnya.

Ketika ditanya siapa oknum polisi dimaksud, Yus Mahu dengan terang menyebutkannya.

“Yang minta Komang. Dia punya sms dan telepon masih ada di saya,” jelasnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Komang Suita yang saat ini menjabat Kanit Tipikor Polres Manggarai belum bisa dikonfirmasi.

 

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticlePolda NTT Didesak Bersihkan Perilaku Suap dan Peras di Tubuh Polisi
Next Article Tak Jawab Telepon Sejak Pagi, Agen Pulsa Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.