Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Kader Terus Undur Diri, Ini Tanggapan Sekretaris DPC PDIP TTU
Pilkada

Kader Terus Undur Diri, Ini Tanggapan Sekretaris DPC PDIP TTU

By Redaksi12 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris DPC PDIP TTU,Hendrikus Frengki Saunoah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Pasca penetapan Marianus Sae-Emi Nomleni sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh partai PDIP, aksi pengunduran kader dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu terus bergulir di kabupaten TTU.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, sejak bulan Desember 2017 hingga awal Januari 2018 sudah 3 pengurus PAC PDIP di kabupaten TTU yang menyatakan sikap mengundurkan diri.

Selain ketiga pengurus PAC tersebut, ketua DPC PDIP TTU Raymundus Sau Fernandez beberapa waktu lalu pun sudah membuat konferensi pers menyatakan sikapnya untuk mundur dari jabatannya serta keluar dari partai berlambang moncong putih tersebut.

Ketiga PAC tersebut diantaranya PAC PDIP Kecamatan Naibenu, PAC Kecamatan Biboki Moenleu serta yang terakhir dari kecamatan Musi.

Menanggapi fenomena tersebut, sekretaris DPC PDIP TTU Hendrikus Frengki Saunoah di sekretariat DPC PDIP TTU pada Kamis (11/01/2018) menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak politik dari setiap kader. Sehingga pihaknya tidak mungkin bisa melarang.

“Kalau memang tidak mau lagi ya silahkan mundur karena memang itu hak setiap orang daripada bertahan lalu tidak kerja kan sama saja” tegas ketua DPRD TTU tersebut.

Saat ditanya apakah pengunduran diri para kader tersebut mengganggu kerja politik partai, legislator asal dapil Insana tersebut menegaskan bahwa sama sekali tidak berpengaruh.

Pasalnya jelas Saunoah, jumlah kader yang mengundurkan sangat sedikit dibanding dengan jumlah total pengurus PDIP baik itu di tingkat PAC hingga Ranting.

“Saya kasih contoh Jumlah pengurus PAC di Musi saja ada 177 orang, lalu yang mundur hanya 5 orang ini jelas sangat tidak berpengaruh,PDI Perjuangan masih tetap kuat kok” tegas Saunoah.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous Article4 Terpidana Kasus Pengerusakan Bale Binmafo Mendekam di Rutan Kefamenanu
Next Article 31 Pejabat Eselon III di Manggarai Dilantik

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.