Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»PPL di Desa Diimbau Awasi Praktik Politik Uang
Pilkada

PPL di Desa Diimbau Awasi Praktik Politik Uang

By Redaksi13 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Panwasam foto bersama pengawas desa yang dilantik (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) di desa/kelurahan se-Kecamatan Poco Ranaka diimbau agar mengawasi praktik politik uang (money politic) pada Pilkada Manggarai Timur (Matim) dan Pilgub NTT pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ketua Panwascam Poco Ranaka, Marselinus Piantus Kas menyampaikan itu saat pelantikan PPL desa di aula Kantor Camat Poco Ranaka, Sabtu (13/01/2017).

Dia mengimbau PPL agar menjalankan tugas dengan profesionalitas tanpa ada tekanan siapapun. Hal itu karena penyelenggara pemilu menjalankan tugas di bawah sumpah dan aturan.

“Saya menekankan tugas pencegahan setiap kegiatan. Saya tekankan agar mengawasi money politic. Harapannya semua peserta pemilu baik tokoh politik, paket, timses dapat berkoordinasi dengan mereka mana kala ada kegiatan di desa/kelurahan masing-masing,” ujar Marselinus.

Dia berharap, PPL di desa/kelurahan agar tetap menjaga independensi, profesional, dan netralitas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Jika ada hal yang tidak dipahami atau mengalami kesulitan di lapangan, Marselinus mempersilakan agar berdiskusi dengan teman sejawat.

“Jangan diam saja. Karena kerja ada aturan. Laporan berjalan terus dan dibatasi waktu. Kita tidak bisa membuat laporan lewat dari waktu yang ditentukan. Oleh karena itu perlu kerja sama tim. Sehingga kendala yang ada di lapangan bisa teratasi,” tegas Marselinus.

Informasi yang dihimpun VoNtt.com, ada 24 anggota PPL desa/kelurahan se-Kecamatan Poco Ranaka yang dilantik.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleAktivis Menduga Ada Korupsi Pengerjaan Irigasi di Paan Leleng
Next Article Ini Penjelasan BKH Terkait Tudingan Memihak FPI

Related Posts

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.