Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Generasi Muda Towak Dilatih Cara Merawat Lingkungan
Regional NTT

Generasi Muda Towak Dilatih Cara Merawat Lingkungan

By Redaksi23 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lurah Towak, Ngebu Raimundus
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Yayasan Flores Sejahtera (Sanres) memberikan bantuan 200 pohon anakan mangga di Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Bantuan itu diserahkan oleh pengurus Sanres kepada anak-anak sekolah.

“Dengan menerima bantuan anakan mangga itu, anak-anak langsung menanam di pekarangan rumah orangtuanya. Mengapa kita kasih di anak-anak, bukan para orang tua? Nah ini kita terapkan supaya mereka dilatih untuk memelihara lingkungan dengan cara menanam pohon dan merawatnya,” kata Lurah Towak, Ngebu Raimundus kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis (22/03/2018).

Raimundus menjelaskan, bantuan anakan mangga tersebut dibagi kepada anak-anak sekolah yang ada ditiga lingkungan. Ketiganya yakni lingkungan I Ekotadho, lingkungan II Dheru dan lingkungan III Boaloing

Masing- masing lingkungan mendapatkan 50 anakan mangga.

“Setiap anak wajib menanam anakan mangga tersebut dipekarangan rumah atau di halaman rumah orangtua masing-masing. Sementara sisa 50 anakan ditanam di kebun lurah yang luasnya kurang lebih satu hektare,” katanya.

Tujuan menanam pohon mangga, jelas Raimundus, selain bermanfaat secara ekonomi juga akan membuat Kelurahan Towak menjadi daerah yang hijau. Sehingga, tidak terkesan sebagai daerah kering di musim kemarau.

Aspek lain yakni agar generasi muda dilatih dan dididik untuk memelihara lingkungan yang sehat dan asri dengan cara sedini mungkin terbiasa menanam pohon.

“Jadi anak atau generasi muda harus dibentuk sedini mungkin untuk terbiasa menanam pohon sehingga sepuluh atau lima belas tahun ke depan, Kelurahan Towak menjadi daerah yang hijau dan asri, ” ungkapnya.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleSejak 2014, 118 Izin Perusahaan Penyalur TKI Dicabut
Next Article Saat Nasi Mama Rusmini Pertama Kali Disantap Cagub

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.