Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»PMKRI Pertanyakan Proyek Rehabilitasi Rujab Wali Kota Kupang
NTT NEWS

PMKRI Pertanyakan Proyek Rehabilitasi Rujab Wali Kota Kupang

By Redaksi31 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi rumah jabatan Wali Kota Kupang yang hingga saat ini belum selesai dikerjakan (Foto: MG)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- PMKRI Cabang Kupang mempertanyakan proyek rehabilitasi rumah jabatan (rujab) Wali Kota Kupang yang sudah menelan anggaran Rp 1,7 Miliar.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan CV Belindo Karya pada tahun 2017 lalu itu belum jelas, apakah sudah selesai atau belum.

“Kami menyayangkan anggaran begitu besar 1,7 Miliar rupiah untuk rehab, dan sudah dikucurkan pada tahun 2017, namun belum layak ditempati. Ada apa?” ujar Ketua PMKRI Cabang Kupang, Markus Gani kepada VoxNtt.com, Sabtu siang (31/03/2018).

Selain itu, Gani menduga ada indikasi korupsi yang dilakukan CV Belindo Karya dan Dinas PUPR Kota Kupang.  Sebab, proyek rehabilitasi tersebut tak kunjung selesai.

Karena itu, dia mendesak Kejaksaan Negeri Kupang segera memeriksa Direktur CV Belindo Karya dan Kepala PUPR Kota Kupang.

Selain mendesak Jaksa, Gani juga meminta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTT untuk segera menghitung kerugian Negara dalam proyek tersebut.

Tak hanya itu, PMKRI juga mendesak DPRD Kota Kupang segera memanggil Direktur CV Belindo Karya untuk meminta penjelasan terkait belum jelasnya penyelesaian proyek.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Adrianus Aba

Kota Kupang
Previous ArticlePrajurit Berkuda Hiasi Tablo Jumat Agung di Paroki Wolosambi
Next Article Wakil Wali Kota Kupang Dimarahi ASN, PMKRI Sebut Ada Upaya Pembiaran

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.