Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruas Jalan Mbay-Aemali Memprihatinkan
Regional NTT

Ruas Jalan Mbay-Aemali Memprihatinkan

By Redaksi8 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik di jalan Mbay-Aemali yang sudah rusak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Ruas jalan Mbay menuju Aemali di Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo hingga kini kondisinya memprihatinkan.

Beberapa titik sepanjang ruas jalan tersebut tampak sudah mulai rusak.

Lapisan aspal sudah tidak terlihat, hanya tersisa tanah dan susunan batu-batu.

Bahkan ketika musim hujan banyak terjadi genangan air di badan jalan yang diperkirakan dibangun tahun 1990-an itu.

Akibatnya, para pengendara baik roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati ketika melewati kubangan di jalan.

Tak jarang warga yang menggunakan kendaraan roda dua mengalami kecelakaan. Bahkan, ada sepeda motor yang tercebur ke dalam kubangan saat musim hujan.

Delpinus Kutu, salah seorang warga kepada wartawan mengatakan, tingkat kerusakan hampir merata sepanjang jalan Mbay hingga Aemali. Kerusakan itu sudah berlangsung belasan tahun.

Hingga kini, kata Delpinus, jalan tersebut tampak dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan oleh pemerintah.

Menurutnya, jalan aspal Mbay-Aemali dibangun saat Kabupaten Nagekeo masih bergabung dengan Kabupaten Ngada.

Setelah Nagekeo dimekarkan menjadi kabupaten sendiri puluhan tahun lalu, tampak jalan itu tidak diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Karena itu, Delpinus meminta pemerintah segera memperhatikan kondisi jalan Mbay- Aemali yang hingga kini memprihatinkan.

Dia beralasan jalur tersebut sangat penting sebagai salah satu jalur alternatif penghubung antar Kabupaten Ngada dan Nagekeo untuk mempersingkat waktu tempuh.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKepala DJBC Resmikan Kantor Bea dan Cukai Atambua
Next Article Ahli Waris Usif Manufui Tolak Pembangunan Bandara Boking

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.