Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Gaji Guru THL Dipotong, Fraksi PAN Sebut Pemkab Matim Apatis
VOX GURU

Gaji Guru THL Dipotong, Fraksi PAN Sebut Pemkab Matim Apatis

By Redaksi6 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sidang paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi atas empat buah rancangan Perda Manggarai Timur (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Manggarai Timur (Matim) menilai pemerintah apatis dengan persoalan pemotongan gaji guru THL oleh Kepala Dinas PK, Frederika Soch.

Sebelumnya, para guru THL diberi gaji Rp 1.250.000 tiap bulan, kini menjadi Rp 700.000.

Penilaian tersebut tertuang dalam pemandangan umum Fraksi PAN DPRD Matim yang ditandatangani Ketua fraksi Heremias Dupa. Salinan pemandangan fraksi ini diterima VoxNtt.com, Rabu (06/06/2018).

Fraksi PAN meminta pertanggungjawaban Pemkab Matim, terhadap rekomendasi Komisi C DPRD tentang kebijakan Dinas PK yang menurunkan gaji guru THL tersebut.

“Fraksi PAN menilai, Pemkab Matim terkesan apatis dengan persoalan yang ada. Dan perlu kami tegaskan bahwa Komisi C DPRD Matim adalah mitra sejajar pemerintah yang secara konstitusional keberadaan dan keputusan secara hukum,” sebut fraksi partai berlambang matahari itu.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleEnde Diusulkan Jadi Pusat Studi Pancasila dan Bung Karno
Next Article Ini Temuan Bengkel APPeK Terkait Program PIP

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.